Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Desa untuk Nusantara, Kopdes Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 18:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dari Desa untuk Nusantara, Kopdes Merah Putih Dorong Pemerataan Ekonomi Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Koperasi. 

JAKARTA - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih membawa semangat pemerataan ekonomi dengan menggerakkan kekuatan desa dengan sinergi kementerian/ lembaga terkait.

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini melibatkan kementerian/lembaga seperti Kementerian Koperasi, Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan lainnya.

“Jadi yang namanya sumber daya alokatif, uang, otoritatif, regulasi, kebijakan dan aturan yang akan mendorong paralel dengan pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini, untuk pemerataan ekonomi,” kata Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) di Jakarta, Selasa (15/4).

Pemerintah juga menargetkan berdirinya 80 ribu koperasi, di mana setiap koperasi akan dilengkapi dengan truk melalui fasilitas kredit usaha guna memasarkan hasil panen, hingga apotek untuk rakyat.

“Misalnya dari BUMN (membantu penyaluran) pupuk, benih dan alat mesin pertanian. Keterlibatan BUMN bukan hanya melalui Himbara saja. Lalu Kementerian Kesehatan juga menyampaikan akan dibantu penyediaan apoteker, pun dengan BUMN yang bergerak di kesehatan seperti Biofarma dan lainnya juga nanti akan suplai,” jelas Ferry.

Lebih lanjut, Wamenkop Ferry mengatakan nantinya Kopdes Merah Putih ini memiliki unsur-unsur dan tugas utama seperti kegiatan simpan-pinjam, hingga produksi yang sesuai dengan potensi masing-masing desa.

“Di luar yang tugas utamanya juga nanti dikerjakan oleh Koperasi Desa/Kelurahan ini adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang di luar yang utama tadi (simpan-pinjam), yang sesuai dengan karakter dan potensi desa,” kata Ferry.

“Nah ini yang kita maksudkan ini adalah pemerataan ekonomi yang sesuai dengan Astacita Presiden yang ingin pemerataan itu terjadi di wilayah pedesaan,” ujarnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.