Sistem Penjurusan SMA Dorong Siswa Fokus Belajar
Senin, 14 Apr 2025, 01:50 WIBJAKARTA - Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Achmad Hidayatullah menilai sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan mendorong siswa fokus belajar. Menurutnya, siswa tidak terbebani materi yang tidak relevan dengan minat mereka.
âSehingga siswa lebih siap ke jenjang pendidikan lebih tinggi sesuai jurusan yang diinginkan,â ujar Dayat, dalam keterangan resminya, Minggu (13/4).
Dia menjelaskan, baik anak IPS maupun IPA bisa belajar lebih mendalam karena porsi mata pelajaran jurusan lebih banyak. Menurutnya, sistem penjurusan tidak akan membuat siswa berpikir sempit karena tidak belajar inter disiplin.
âSekalipun selama ini ada jurusan IPS, mereka juga mendapatkan pelajaran matematika sesuai porsinya, sedangkan anak IPA juga masih mndapatkan pelajaran ilmu sosial sesuai porsinya,â jelasnya.
Dayat mengungkapkan, sistem penghapusan jurusan di SMA membuat siswa jadi korban. Mereka harus belajar banyak mata pelajaran yang pada gilirannya bisa melemahkan penguasaan terhadap materi.
Dia melanjutkan, hal ini membuat minat siswa terhadap jurusan matematika, fisika, kimia, atau biologi di perguruan tinggi semakin sepi. Menurutnya, sekolah dan guru perlu berjuang untuk menghilangkan stigma di masyarakat bahwa jurusan IPA dianggap lebih unggul dari jurusan lain.
âOleh karena itu dalam konteks social cognitive theory, guru memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri siswa dalam masing masing jurusan,â katanya.
Jenjang Pendidikan
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muâti akan menghidupkan kembali sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA mulai tahun ajaran baru 2025/2026. Menurutnya, penghapusan jurusan yang dilakukan rezim kementerian sebelumnya tidak relevan dengan keberlanjutan jenjang pendidikan.
Dia menjelaskan, kebijakan ini selaras dengan program Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai pengganti Ujian Nasional yang akan mewajibkan tes Bahasa Indonesia dan Matematika.
Selain itu, kata dia, murid yang memilih jurusan IPA dan IPS akan dipersilakan untuk memilih satu mata pelajaran dalam rumpun ilmu jurusan mereka untuk diujikan dalam TKA. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.