Gara-gara Main Petasan, Tangan Bocah SD luka-luka

Minggu, 13 Apr 2025, 15:45 WIB

Jombang -- Aparat Kepolisian Sektor Sumobito Kabupaten Jombang Jawa Timur menangani kejadian ledakan mercon atau petasan yang melukai tangan seorang siswa sekolah dasar.

Kapolsek Sumobito AKP Bagus Tejo Purnomo di Jombang Minggu mengemukakan, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi termasuk mendapati CCTV dari kejadian tersebut. Korban adalah MH, bocah kelas enam sekolah dasar (SD) asal Desa Plemahan Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang.

Ket. Foto: Potongan gambar bocah saat dikerumuni temannya (duduk di tepi sungai) setelah tangannya luka akibat ledakan mercon di Desa Plemahan Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/HO-Polsek Sumobito Jombang.

"Ada kejadian di Desa Plemahan, anak kecil terkena ledakan mercon tangan kanannya. Kami sudah pantau dari CCTV kejadiannya," katanya.

Ia menambahkan, dari rekaman CCTV, kejadian itu di simpang empat Desa Plemahan Kecamatan Sumbito Kabupaten Jombang.

Saat itu, terlihat dari rekaman sejumlah anak bermain mercon atau petasan. Saat dinyalakan, petasan itu tidak meletus lalu ada anak yang memegang dan secara tiba-tiba mercon tersebut meletus.

Akibat kejadian itu, anak-anak langsung semburat (merah di wajahnya). Ada satu anak yang terlihat lari sempoyongan sambil memegangi tangannya. Ia juga lari di tepi sungai kecil, yang adi di sekitar simpang empat tersebut.

"Kami pantau dari CCTV, mercon itu mati kemudian dia pegang pakai tangan kanan lalu meletus," katanya.

Korban yang masih usia 12 tahun itu, kata dia, masih merintih di tepi sungai itu. Teman-teman korban yang saat itu ikut bermain justru lari meninggalkannya. Beberapa pengendara yang mengetahui kejadian itu pun juga tak langsung menolong korban.

Hingga kemudian ada kerabat yang mengetahui kejadian itu, menemukan korban lalu dibawa ke rumah sakit.

Saat ini korban masih dalam proses perawatan di rumah sakit. Tangan kanannya terkena letusan mercon tersebut sehingga harus dirawat intensif.

"Sudah dirujuk ke rumah sakit. Masih perawatan," katanya.

Polisi mengimbau warga agar tidak menyalakan petasan, sebab risikonya berbahaya bisa melukai dari sendiri dan orang lain.

Polisi pun meminta orangtua juga lebih intensif lagi mengawasi anak-anaknya agar tidak bermain mercon, sebab berbahaya.

Kejadian letusan mercon yang berakibat pada jatuhnya korban bukan hanya terjadi di Jombang. Di beberapa daerah lain juga ada kejadian serupa, seperti di Kediri dan termasuk di Blitar.

Selain ada yang luka, ledakan dari mercon itu juga bisa merusak bangunan.

  • Ledakan Petasan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.