Wah, Bromo Tengger Semeru Jadi Taman Nasional Terindah Ketiga Sedunia dari Engagement Medsos!
Sabtu, 12 Apr 2025, 09:44 WIBSURABAYA - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Pasalnya, TNBTS masuk  sebagai Taman Nasional Terindah ketiga sedunia berdasarkan keterlibatan (engagement) di media sosial menurut Goodstats.Â
Engagement taman nasional di media sosial tersebut tak hanya di Instagram tapi juga TikTok, kemudian berdasar dari volume pencarian, serta ulasan Google yang mencatatkan skor impresif sebesar 7,89.Â
Angka ini menempatkannya tepat di bawah Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan dan Taman Nasional Lencois Maranhenses di Brazil yang masing-masing meraih peringkat pertama dan kedua.Â
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa bangga atas capaian ini. Mengingat, dibutuhkan usaha maksimal setiap pihak terkait upaya pelestarian alam TNBTS.
"Alhamdulillah, TNBTS dinobatkan sebagai taman nasional tercantik ketiga dunia. Ini tidak mudah dicapai karena butuh sinergitas dari pemerintah, masyarakat lokal, penegak hukum, dan wisatawan untuk tetap menjaga kelestarian dan  keindahan alam di sana," katanya lewat sebuah pernyataan, Sabtu (12/4).Â
"Dan ini luar biasa. Bayangkan, kita peringkat ketiga di dunia. Bahkan unggul dari taman nasional ikonik lainnya seperti Taman Nasional Serengeti di Tanzania dan Taman Nasional Plitvice Lakes di Kroasia. Keduanya ada di peringkat keempat dan kelima," lanjut Gubernur Khofifah.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, selama tahun 2024, untuk pergerakan wisatawan nusantara ke Jatim mencapai 218.711.818, dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara sebanyak 268.190Â
Sementara pada tahun 2024, untuk pergerakan wisatawan nusantara ke TNBTS mencapai 465.751, sedangkan Kunjungan Wisatawan Mancanegara mencapai 19.926.Â
Disebut Khofifah, daya tarik TNBTS memang bukan lagi rahasia. Mengingat, sepanjang 2024 lalu, cerita tentang taman nasional ini telah diliput dua stasiun televisi asal Tiongkok yang menjadikannya lokasi syuting program reality show, Divas Hit The Road dan The Blooming Journey.
"Jadi hal-hal tak terduga seperti ini mendongrak popularitas TNBTS khususnya di Asia Timur. Jadi sekarang mungkin tidak bisa lagi disebut hidden gem, karena insya Allah eksistensi TNBTS sudah baik sekali di mata dunia," jelasnya.
Dirinya berharap agar TNBTS tidak hanya dinikmati oleh wisatawan dari Asia. Namun juga dari belahan dunia lain seperti Eropa dan Afrika.
"Ini sebenarnya masih banyak ruang untuk membuat TNBTS semakin populer. Karena apa yang ada di sini unik sekali. Tidak hanya perkara keindahan alamnya, tetapi juga karena aura spiritual dan keunikan budaya yang menyertainya," ungkapnya.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kecelakaan Beruntun Jalur Bromo, 6 Wisatawan Singapura Terluka
-
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember
-
Kunjungan wisata Bromo selama libur Lebaran
-
Pemerintah Pusat Perlu Campur Tangan mengenai Urbanisasi Jakarta Pascalebaran
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Pemasangan patok di Jalur Lingkar Kaldera Tengger
-
Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka Mulai 24 April
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.