Sekolah Rakyat Tidak Harus Dilaksanakan Bulan April

Sabtu, 12 Apr 2025, 23:21 WIB

JAKARTA - Sekolah Rakyat tidak harus dilaksanakan pada bulan April. Menteri Pendidikan Dasar dan Menemgah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mengatakan, jika Sekolah Rakyat belum siap maka pelaksanaannya bisa setelah sekolah biasa menggelar kegiatan belajar mengajar.

"Sekolah rakyat itu, masuknya tidak harus sama dengan tahun ajaran sekolah yang mulai bulan Juli ya. Kalau memang belum siap, bisa saja mulai nanti Agustus, atau, September," ujar Mu'ti saat diskusi dengan media, pekan lalu.

Ket. Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menemgah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti — Sumber: Istimewa

Dia menjelaskan Sekolah Rakyat akan menggunakan sistem multi-entry, multi-exit. Tidak seperti sekolah biasa yang masuk bersama-sama setiap kelasnya, Sekolah Rakyat dimungkinkan berbeda tiap kelas dengan basis capaian pembelajaran.

"Disebut sebagai multi-entry, karena dia bisa masuk di level mana saja. Disebut multi-exit itu artinya, kalau dia capaian pembelajaran sudah memenuhi, dia bisa capaian pembelajaran yang berikutnya," jelasnya.

Mendikdasmen mengungkapkan, guru di Sekolah Rakyat diusahakan sudah mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG). Guru tersebut juga harus belum ada penempatan mengajar.

Dia menambahkan, seleksi guru di Sekolah Rakyat akan dilakukan secara terbuka. Adapun status bagi guri di sekolah rakyat menggunakan sistem kontrak.

"Nanti seleksinya itu seleksi terbuka. Seleksi terbuka yang itu nanti sistemnya kontra. Jadi dia bukan ASN, bukan PPPK, tapi guru kontrak," katanya.

Mu'ti menekankan, guru yang mengajar nantinya harus tinggal di asrama sesuai dengan konsep Sekolah Rakyat. Untuk itu, dalam proses penerimaan guru akan ada berbagai tes, salah satunya tes psikologi.

"Karena nanti kan gurunya itu harus tinggal di asrama. Dan harus menjadi guru yang mendampingi murid-murid yang berasal dari latar belakang masyarakat yang tidak mampu itu," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan rekrutmen siswa dan guru Sekolah Rakyat akan mulai pada bulan April. Prosesnya menunggu finalisasi petunjuk teknisn (juknis) Sekolah Rakyat.

"Kita milai (rekrutmen) insya Allah di bulan April. Doakan saja. Nanti makanya saya akan koordinasi untuk memfinalkan draft juknis ini," ucapnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.