Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ChatGPT Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Dunia

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 15:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
ChatGPT Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh di Dunia Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic
Ket. Logo ChatGPT dengan latar logo OpenAI.

JAKARTA - ChatGPT mencetak rekor sebagai aplikasi non-gim paling banyak diunduh di dunia pada Maret 2025, mengungguli Instagram dan TikTok yang biasanya menempati peringkat teratas.

Menurut siaran TechCrunch pada Jumat (11/4), ini adalah kali pertama ChatGPT menduduki peringkat pertama dalam daftar unduhan bulanan.

Laporan dari penyedia analisis aplikasi Appfigures menyebutkan bahwa menurut data terbaru jumlah unduhan ChatGPT melonjak 28 persen dari Februari menjadi 46 juta unduhan baru pada Maret 2025.

Capaian itu menempatkan ChatGPT sedikit di depan Instagram, yang turun ke posisi kedua dalam daftar aplikasi yang paling banyak diunduh. Sementara TikTok menempati peringkat ketiga.

Peningkatan pengunduhan ChatGPT di antaranya diperkirakan didorong oleh pembaruan-pembaruan fitur pada aplikasi buatan OpenAI tersebut, termasuk peningkatan besar dalam kemampuan pembuatan gambar.

OpenAI juga melonggarkan kebijakan moderasi konten untuk gambar dan meningkatkan fitur suara AI pada ChatGPT.

Namun, Appfigures berspekulasi kehadiran fitur-fitur baru bukanlah pendorong utama peningkatan penginstalan ChatGPT selama Maret 2025. Penguatan jenama juga dinilai berkontribusi pada pertumbuhan itu.

"ChatGPT mulai menjadi kata kerja, seperti Google di tahun 2000-an," kata CEO Appfigures, Ariel Michaeli.

Ia mengatakan bahwa orang yang tertarik pada kecerdasan buatan (AI) banyak yang langsung mencari dan mengunduh ChatGPT.

Popularitas ChatGPT membuat chatbot AI yang lain seperti Claude dari Anthropic kesulitan mengejar.

Kinerja Grok bisa lebih baik dari pesaing ChatGPT yang lain di antaranya juga karena dipromosikan oleh Elon Musk dengan dukungan figur terkenal serta tersedia di platform media sosial besar X, bukan semata karena teknologinya lebih unggul.

Penginstalan TikTok sebelumnya sempat meroket karena kekhawatiran akan potensi larangan penggunaan aplikasi tersebut di Amerika Serikat (AS), yang mendorong pengguna buru-buru menginstal.

Namun, pemberlakuan pelarangan telah ditunda karena Presiden AS Donald Trump berupaya menjalin kesepakatan dengan Tiongkok, tempat induk perusahaan TikTok, ByteDance, berada.

Instagram, yang menjadi aplikasi non-gim terpopuler sepanjang 2024, posisinya kembali menguat di pasar AS, terutama di kalangan remaja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.