Trump Tangguhkan Tarif Resiprokal Selama 90 Hari Terkecuali untuk Tiongkok
Kamis, 10 Apr 2025, 13:15 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penangguhan selama tiga bulan untuk tarif resiprokal yang mulai belaku Rabu (9/4) lalu, kecuali untuk Tiongkok.
Pada Rabu waktu setempat, Presiden Trump menaikkan tarif timbal balik kepada Tiongkok dari 104% menjadi 125% setelah Tiongkok melakukan tindakan pembalasan terhadap Amerika Serikat di pagi hari yang sama.
Trump menulis pada akun media sosialnya, Truth Social, bahwa dia menaikkan tarif tersebut dengan alasan kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan oleh Tiongkok terhadap pasar dunia, dan kenaikan tarif tersebut berlaku segera.
Langkah ini diambil setelah Tiongkok menyatakan akan menaikkan bea masuk tambahan atas impor AS menjadi 84 persen.
Namun, Trump menambahkan bahwa tarif negara-negara lain yang menjadi subyek tarif resiprokal AS pada Rabu akan berangsur turun ke tarif dasar 10% yang mulai diberlakukan pada hari Sabtu (5/4) lalu.
Trump menyebutkan lebih dari 75 negara telah mengontak AS untuk negosiasi, namun tidak satu pun dari negara-negara tersebut melakukan aksi retaliasi terhadap AS. KBS/NHK/I-1
- Donald Trump
- Kebijakan Tarif Timbal Balik AS
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Ketua Dewan Pembina IMI Bambang Soesatyo Berharap IMHAX Terus Berkembang
-
Indonesia Terima Repllika Prasasti Nalanda dari Pemerintah India
-
Trump Konfirmasi Bantuan $12 Miliar untuk Petani Amerika di Tengah Kekhawatiran Perdagangan dan Kenaikan Harga
-
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir
-
Trump akan Batalkan Mayoritas Perintah Eksekutif yang Ditandatangani Joe Biden
-
Trump Dievakuasi Saat Terjadi Penembakan di Acara Jamuan Makan Malam
-
Dirut KAI: Masalah Utang Kereta Cepat Whoosh Sudah Beres, Skema Pembayaran Dirumuskan Pemerintah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.