Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas tutup operasi pencarian wisatawan terseret ombak Parangtritis

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Basarnas tutup operasi pencarian wisatawan terseret ombak Parangtritis Doc: ANTARA/HO-Humas Basarnas Yogyakarta
Ket. Operasi pencarian wisatawan terseret ombak di Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta oleh Tim SAR gabungan.

Bantul -- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta menutup operasi pencarian terhadap Andreas Juliana (19), wisatawan terseret ombak Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), setelah upaya pencarian SAR selama tujuh hari korban belum ditemukan.

"Sesuai Peraturan UU Nomor 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR), operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari dan apabila selama tujuh hari pencarian korban belum ditemukan, operasi SAR ditutup secara resmi," kata Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta Kamal Riswandi dalam keterangannya di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, proses penutupan operasi SAR diawali dengan evaluasi tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut, kemudian koordinasi dengan pihak keluarga korban, serta perangkat kewilayahan setempat.

"Penutupan operasi SAR tidak bisa langsung ditutup di hari ke tujuh, kami tetap akan berkoordinasi dengan semua unsur SAR gabungan terutama dengan keluarga korban," katanya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan keluarga korban, apabila keluarga korban sudah mengikhlaskan dan atas kesepakatan semua pihak, operasi SAR akan ditutup secara resmi.

"Meskipun operasi SAR telah ditutup, kami terus berkoordinasi dengan semua unsur Potensi SAR, nelayan, dan masyarakat, sekitar lokasi kejadian apabila di kemudian hari muncul tanda-tanda korban, maka operasi SAR dapat dibuka kembali," katanya.

Menurut dia, operasi pencarian wisatawan terseret ombak Pantai Parangtritis atas nama Andreas Juliana (19), warga Semarang, Jawa Tengah, sudah dilakukan sejak kejadian kecelakaan laut tersebut dilaporkan ke tim SAR Parangtritis pada Jumat (4/4).

"Segala upaya dan usaha tim SAR gabungan sudah dilakukan, area pencarian pun sudah diperluas dan metode pencarian juga sudah kami lakukan, mulai dari pencarian visual dengan penyisiran sepanjang Pantai Parangtritis ke arah timur dan barat," katanya.

Selain itu pencarian terhadap korban juga dilakukan dengan penyisiran sepanjang pantai menggunakan perahu jukung dan jet ski, hingga pencarian menggunakan drone untuk pantauan dari udara.

"Selain itu Posko SAR Gabungan juga menyebar informasi kepada nelayan-nelayan hingga ke wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Untuk personel gabungan sejak hari pertama pencarian hingga Kamis (10/4) berjumlah hampir 100 personel," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.