Libur Lebaran Tak Hentikan Minat Investasi, Investor Saham RI Melonjak

Rabu, 09 Apr 2025, 16:52 WIB

JAKARTA – Minat masyarakat semakin besar terhadap investasi di pasar modal karena didukung oleh edukasi keuangan yang lebih luas dan kemudahan akses melalui platform digital. Banyaknya investor baru bikin arus dana masuk ke pasar saham makin besar. Perusahaan yang butuh dana bisa dapat pendanaan lewat IPO atau right issue dengan lebih mudah.

Ketika pasar modal tumbuh, perusahaan punya akses modal untuk ekspansi sehingga dapat membuka lapangan kerja dan pada akhirnya turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ket. Foto: Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik berbincang dengan rekan-rekan media di Press Room BEI, Jakarta, Rabu (9/4/2025). — Sumber: ANTARA/ Muhammad Heriyanto

Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan jumlah investor pasar saham Indonesia meningkat signifikan selama periode libur Lebaran mulai 28 Maret 2025 sampai 8 April 2025.

Pihaknya mencatat investor pasar saham Indonesia bertambah 38.676 Single Investor Identification (SID) selama periode itu.

“Satu data menarik 28 Maret sampai 8 April 2025, ada penambahan 38.676 investor saham. Artinya, lebih dari 10 persen (penambahan) dari awal tahun sampai hari ini terjadi di hari libur. Selama libur Lebaran saat kondisi global berfluktuasi tinggi, terjadi penambahan jumlah investor saham sangat besar,” ujar Jeffrey kepada awak media di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (9/4).

Ia belum bisa memastikan alasan masyarakat mulai masuk menjadi investor pasar saham Indonesia di tengah volatilitas ekonomi yang tinggi di tingkat global.

Ia menyebut, mayoritas jumlah investor baru pasar saham itu merupakan investor retail dalam negeri.

“Apakah masyarakat melihat ini adalah peluang, kami tidak bisa menerjemahkan itu,” ujar Jeffrey.

Ia mengungkapkan, investor retail saat ini telah berkontribusi mencapai 45 sampai 47 persen dari Rata-Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) di pasar saham Indonesia, yang artinya telah berkontribusi signifikan terhadap RNTH.

Secara total, Ia mengungkapkan saat ini jumlah investor saham Indonesia telah mencapai sebanyak 6.744.128 SID, atau bertambah sebanyak 362.684 SID.

Sementara itu, untuk total investor pasar modal Indonesia saat ini telah mencapai sebanyak 15.888.836 SID, atau bertambah sebanyaksejuta investor dibandingkan awal tahun 2025.

BEI menargetkan penambahan dua juta investor baru setiap tahunnya, demi mencapai sebanyak 20 juta SID pada 2027, sesuai Roadmap Pasar Modal Indonesia 2023--2027.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.