Bintang Bulu Tangkis Jepang Shida Kecam Fans 'Stalker' dari Tiongkok

Rabu, 09 Apr 2025, 14:14 WIB

BEIJING – Pebulutangkis putri Jepang, Chiharu Shida, melontarkan peringatan keras kepada sejumlah fans Tiongkok yang dinilainya sudah melewati batas. Dalam unggahan di Instagram, Shida mengaku merasa ketakutan dan tidak nyaman akibat perilaku penguntitan yang terus dia alami saat bertanding di Negeri Tirai Bambu.

“Atlet mana pun pasti ingin fokus saat bertanding, tapi setiap kali kami berlaga di Tiongkok, selalu ada pengalaman buruk dengan stalker,” tulis Shida dalam bahasa Mandarin, Rabu (9/4).

Ket. Foto: Ciharu Sihida tengah berkompetisi di Kejuaraan Asia 2025 di Ningbo, Tiongkok Timur. Bersama pasangan ganda putrinya, Nami Matsuyama, Shida menyingkirkan pasangan senegara Mizuki Otake/Miyu Takahashi pada hari Rabu (9/4). — Sumber: AFP

Pebulutangkis berusia 27 tahun itu menegaskan gangguan yang ia alami sudah berlangsung selama lebih dari setahun. “Akhir-akhir ini saya merasa sangat tidak nyaman dan sangat takut,” ujarnya. “Mulai sekarang, tolong hentikan penguntitan... Kalau ini terus terjadi, saya akan mencari cara untuk mengatasinya.”

Shida tetap menyampaikan apresiasi kepada mayoritas fans yang disebutnya suportif dan menghormati privasinya. “Tidak semua penggemar seperti ini,” tambahnya.

Shida yang meraih medali perunggu Olimpiade Paris di sektor ganda putri dikenal luas di Tiongkok karena kedekatannya dengan budaya lokal. Media dan penggemar bahkan menjulukinya “Dewi Bulutangkis”.

Saat ini, dia tengah berkompetisi di Kejuaraan Asia 2025 di Ningbo, Tiongkok Timur. Bersama pasangan ganda putrinya, Nami Matsuyama, Shida menempati peringkat tiga dunia dan sukses menyingkirkan pasangan senegara Mizuki Otake/Miyu Takahashi pada hari Rabu (9/4).

Pemerintah Tiongkok sendiri dalam beberapa tahun terakhir mulai mengambil langkah tegas terhadap fenomena fandom ekstrem. Menurut laporan CCTV, badan pengawas siber Beijing baru-baru ini menutup hampir 4.000 akun dan menghapus 1,6 juta unggahan demi menciptakan “lingkungan opini publik yang sehat bagi para atlet”.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.