- Home
-
- Luar Negeri
-
- 58 Orang Tewas setelah Ata...
58 Orang Tewas setelah Atap Kelab Malam Ambruk di Republik Dominika
Rabu, 09 Apr 2025, 05:39 WIBSANTO DOMINGO - Setidaknya 58 orang tewas dan 160 orang terluka di ibu kota Dominika pada Selasa pagi setelah atap sebuah kelab malam di ibu kota Republik Dominika, Selasa (8/4) pagi.
Dari The Guardian, petugas sedang mencari korban selamat di reruntuhan Jet Set di Santo Domingo, kata Juan Manuel Méndez, direktur Pusat Operasi Darurat.
"Kami menduga banyak di antara mereka yang masih hidup, oleh karena itu pihak berwenang di sini tidak akan menyerah sampai tidak ada seorang pun yang tersisa di bawah reruntuhan itu," katanya.
Hampir 12 jam setelah atap kelab malam itu runtuh menimpa pengunjung, tim penyelamat masih berusaha mengeluarkan korban selamat dari reruntuhan. Di lokasi kejadian, petugas pemadam kebakaran memindahkan balok-balok beton yang pecah dan menggergaji papan kayu, menggunakannya untuk mengangkat puing-puing berat sementara suara bor memenuhi udara.
Nelsy Cruz, gubernur Montecristi, termasuk di antara para korban. Para korban luka termasuk penyanyi merengue Rubby Pérez, yang sedang tampil ketika atap runtuh, kata para pejabat.
Manajernya, Enrique Paulino, yang kemejanya berlumuran darah, mengatakan kepada wartawan di lokasi bahwa konser dimulai sesaat sebelum tengah malam, dan atapnya runtuh hampir satu jam kemudian, menewaskan pemain saksofon grup tersebut.
"Kejadiannya begitu cepat. Saya berhasil menyelamatkan diri," katanya, seraya menambahkan bahwa awalnya ia mengira itu gempa bumi.
Tidak langsung diketahui apa yang menyebabkan atap runtuh.
Manuel Olivo Ortiz, yang putranya menghadiri konser tersebut dan masih hilang, termasuk di antara mereka yang menunggu dengan cemas di luar klub, yang terkenal dengan pesta tradisional yang diadakan pada hari Senin dan tempat para artis nasional dan internasional ternama tampil.
Presiden Republik Dominika, Luis Abinader, menulis di X bahwa semua lembaga penyelamat âbekerja tanpa lelahâ untuk membantu mereka yang terkena dampak.
"Kami sangat menyesalkan tragedi yang terjadi di klub malam Jet Set. Kami terus memantau insiden tersebut menit demi menit sejak kejadian," katanya.
Abinader tiba di lokasi kejadian dan memeluk orang-orang yang mencari teman dan keluarga, beberapa dari mereka menangis. Ia tidak berbicara kepada wartawan.
Seorang petugas dengan megafon berdiri di luar klub dan meminta kerumunan besar yang telah berkumpul untuk mencari teman dan kerabat agar memberi ruang bagi ambulans.
âAnda harus bekerja sama dengan pihak berwenang, tolong,â katanya. âKami akan memindahkan orang-orang.â
Di salah satu rumah sakit tempat para korban terluka dibawa, seorang pejabat berdiri di luar sambil membacakan nama-nama korban selamat sementara khalayak berkumpul di sekelilingnya dan meneriakkan nama-nama orang yang mereka sayangi.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.