Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Masih Melakukan Pencarian Wisatawan Terseret Ombak di Parangtritis

📅 Minggu, 06 Apr 2025, 19:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Masih Melakukan Pencarian Wisatawan Terseret Ombak di Parangtritis Doc: ANTARA
Ket. Personal tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap wisatawan terseret ombak di Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (6/4/2025).

BANTUL– Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap wisatawan yang terseret ombak Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (4/4).

"Operasi pencarian hari ketiga ini dibagi tiga tim, SRU pertama melaksanakan pencarian menggunakan jetski SAR Linmas wilayah 3 Parangtritis dengan area pencarian 1,5 NM (nautical mile) dari LKP (last know position)," kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, dalam keterangannya di Bantul, Minggu (6/4).

Selain itu, pencarian terhadap Andreas Juliana (19) warga Semarang Jawa Tengah tersebut, oleh SRU dua dilaksanakan dengan pencarian visual darat menggunakan Beach Patrol dan Motor Trail.

"Kemudian penyisiran dari LKP ke arah timur sejauh 1,5 kilometer dan barat sejauh dua kilometer," katanya.

Sementara untuk SRU tiga, kata dia, melakukan pencarian dengan menggunakan pesawat tanpa awak atau drone thermal ke arah timur - barat pencarian via udara sejauh dua kilometer dari LKP.

Menurut dia, kegiatan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan berjalan lancar, namun demikian, dalam operasi pencarian hari Minggu hingga pukul 17.00 WIB, hasil masih nihil, korban Andreas belum ditemukan.

"Pencarian akan dilanjutkan pemantauan, sementara operasi SAR Gabungan akan dilanjutkan kembali pada Senin (7/4) mulai pukul 06.00 WIB," katanya.

Sebelumnya, di kawasan Pantai Parangtritis pada Jumat (4/4) sekitar pukul 10.00 WIB,  Ansori Erare alias Abdul mandi di laut dan terseret ombak, kemudian Allousius dan Andreas berusaha menolong, namun ketiganya terkena ombak besar dan terseret arus ke tengah.

Akan tetapi, Allouisius dan Ansori dapat diselamatkan oleh tim SAR Gabungan, namun salah seorang korban yaitu Andreas terlepas dari pegangan, dan hingga hari ketiga saat ini korban masih dalam proses pencarian tim SAR.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.