Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Gunung Gede Tunjukkan Peningkatan Aktivitas Kegempaan

📅 Jumat, 04 Apr 2025, 11:11 WIB | Oleh:
Waspada! Gunung Gede Tunjukkan Peningkatan Aktivitas Kegempaan Doc: Badan Geologi
Ket. Pemandangan Gunung Gede dari Pos Pantau Ciloto, Jawa Barat, Selasa (1/4/2025).

BANDUNG - Badan Geologi mengungkapkan Gunung Gede, Jawa Barat, saat ini berstatus aktif di Level I (Normal) walau ada peningkatan kegempaan vulkanik, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap tenang.


Berdasarkan data Badan Geologi, aktivitas Gunung Gede meningkat sejak 1 April 2025 hingga Kamis (3/4) ini yang tercatat ada 47 gempa vulkanik dalam, satu kali gempa tektonik lokal, dan satu kali gempa tektonik jauh.



"Gunung Gede belum meletus, saat ini (memang) tercatat adanya peningkatan aktivitas kegempaan vulkanik, namun belum ada erupsi dan statusnya masih di Level I. Kondisi ini masih terus kami pantau secara intensif," kata Kepala Badan Geologi M Wafid dalam pesan singkat di Bandung, Kamis.



Masyarakat diimbau tetap tenang, meski dalam beberapa hari termasuk pada Kamis ini tercatat ada beberapa gempa dalam skala kecil yang tercatat di wilayah Kabupaten Bandung, Cianjur, dan Sukabumi, karena menurut dia gempa ini belum menunjukkan keterkaitan dengan aktivitas Gunung Gede.



"Memang tercatat adanya peningkatan aktivitas gempa (termasuk) di wilayah Sukabumi, namun berdasarkan data yang kami miliki sejauh ini, gempa-gempa tersebut merupakan gempa tektonik dan belum menunjukkan keterkaitan langsung dengan aktivitas Gunung Gede," katanya.



Gunung Gede pun, lanjut dia, tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam aktivitas vulkaniknya dan pihak Badan Geologi termasuk melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terus melakukan pemantauan secara intensif, baik dari peralatan kami dan pengamatan visual di lapangan.



"Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dan selalu mengikuti arahan dari otoritas terkait serta update resmi dari Badan Geologi - PVMBG," tuturnya.



Sejauh ini sebagai tindakan pencegahan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memperpanjang penutupan pendakian hingga 7 April 2025 (awalnya sampai 3 April 2025), karena terjadi peningkatan gempa vulkanik Gunung Gede yang berpotensi menimbulkan letusan freatik atau hembusan gas gunung api.



Kemudian masyarakat di kaki gunung juga diharapkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan serta tidak menuruni, mendekati, dan bermalam, dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon, karena Gunung Gede berpotensi mengeluarkan gas gunung api yang berbahaya terutama dalam radius 600 meter dari Kawah Wadon tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.