Selama Libur Lebaran 2025, Lonjakan Wisatawan Diharapkan Dongkrak Ekonomi Lokal

Jumat, 04 Apr 2025, 23:03 WIB

JAKARTA - Libur panjang memberi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian, baik ke destinasi domestik maupun internasional. Ini menyebabkan lonjakan kunjungan ke tempat wisata seperti pantai, pegunungan, taman hiburan, hingga kota-kota budaya.

Libur panjang memberikan dorongan besar bagi sektor pariwisata, menciptakan siklus ekonomi yang menguntungkan bagi banyak pihak, dari pelaku usaha hingga pemerintah daerah yang mengandalkan pajak dan retribusi dari sektor ini.

Ket. Foto: Wisatawan tengah menikmati keindahan Pantai Watu Karung, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (2/4). — Sumber: Koran Jakarta/ M Ismail

Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mengatakan peningkatan jumlah kunjungan di berbagai tempat wisata di tanah air pada saat momentum libur Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah harus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

"Ramainya pengunjung harus bisa menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Bentuk keterlibatan masyarakat bisa beraneka ragam, mulai dari berdagang makanan, cinderamata, membantu parkir, keamanan, dan sebagainya," kata Erma, sapaan karib Siti Mukaromah, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (4/4). 

Hal itu disampaikannya di sela-sela pertemuannya dengan pengelola PT Palawi Risorsis di kawasan wisata Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (3/4), guna memantau pariwisata lokal Banyumas pada momentum libur Lebaran 2025.

Dia pun menilai sebagai bentuk kolaborasi berkelanjutan yang lebih besar maka dapat dilakukan wisata yang terintegrasi dengan desa-desa di sekitar lokasi wisata.

Selain bertemu dengan pengelola PT Palawi Risorsis yang merupakan anak perusahaan Perum Perhutani di bidang pariwisata, Erma pada kesempatan tersebut juga bertemu dengan masyarakat yang mengelola Limpakuwus.

“Masyarakat juga ingin agar pengelolaan wisata semakin membaik dan memanfaatkan potensi desa sekitar agar turut berkontribusi untuk destinasi wisata di Indonesia, khususnya Kabupaten Banyunas,” ujarnya.

Menurut dia, ekosistem pariwisata yang kondusif sangat diperlukan dalam meningkatkan jumlah kunjungan dan meningkatkan daya saing pariwisata lokal.

"Keberadaan masyarakat sekitar adalah bagian dari ekosistem pariwisata," ucapnya.

Dia mengatakan peran pemerintah beserta pelaku industri pariwisata, pengelola wisata, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang kondusif.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.