Cetak SDM Industri Furnitur yang Kompeten Digital, Kemenperin Gandeng Australia

Jumat, 04 Apr 2025, 10:18 WIB

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) semakin memacu kinerja industri furnitur dalam negeri guna menaikkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sekaligus untuk memperluas pasar ekspor. Salah satu strateginya adalah memfasilitasi ketersediaan sumber daya manusia (SDM) industri yang terampil dan kompeten.

SDM terampil di sektor furnitur menjadi salah satu kunci utama untuk mendorong kinerja industri furnitur dalam negeri. "Terlebih lagi, Kemenperin memiliki Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu Kendal yang aktif mencetak SDM kompeten di sektor tersebut,"kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (4/4).

Ket. Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita — Sumber: Kementerian Perindustrian

Kemenperin mencatat, potensi industri furnitur nasional terlihat dari petumbuhan yang positif mencapai 2,07 persen dan menyumbang hingga 51,81 persen terhadap PDB industri pengolahan nonmigas pada periode Januari-November 2024. Selain itu, nilai ekspor produk furnitur dari Indonesia tercatat sebesar 1,47 miliar dolar AS atau meningkat 0,7 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Guna menggenjot kinerja industri furnitur dalam negeri, Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari perusahaan industri, institusi pendidikan, asosiasi, hingga pemerintah, dari dalam maupun luar negeri. Kolaborasi ini untuk menghasilkan SDM yang kompeten sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini.

Kerja sama dengan mitra merupakan satu hal penting yang dapat mendukung peningkatan kompetensi dan daya saing SDM industri. "Kami sedang merintis banyak kerja sama dengan mitra luar negeri untuk mencetak SDM industri yang berdaya saing global," ungkap Kepala BPSDMI, Masrokhan.

Pada Senin (24/3) lalu, salah satu unit pendidikan vokasi Kemenperin, yakni Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan CAD+T Australasia Pty/Ltd dan Universitas Pradita terkait peningkatan keterampilan SDM industri furnitur di Polifurneka Kendal.

CAD+T Australasia Pty/Ltd adalah sebuah perusahaan di Sydney, Australia yang bergerak di bidang perangkat lunak dengan spesialisasi desain interior dan bisnis produksi sebagai solusi kebutuhan perusahaan manufaktur furnitur dengan memungkinkan metode kerja yang efisien dan produktif.

Penerapan Industri 4.0

Masrokhan menegaskan, kerja sama ini mencakup pengembangan kurikulum akademik yang menerapkan industri 4.0, peningkatan kompetensi dosen melalui pelatihan bersertifikat internasional, hingga fasilitasi lisensi perangkat lunak untuk kebutuhan pembelajaran.

Universitas Pradita sebagai penyelenggara Talent Camp Asia 2024, sebuah program pelatihan intensif bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan professional industri, akan mendukung Polifurneka dalam penyiapan SDM industri Polifurneka untuk mengikuti Talent Camp Asia 2025 mendatang.

Politeknik ini memiliki potensi besar untuk menghasilkan tenaga kerja professional yang dapat memenuhi kebutuhan industri furnitur nasional, ujar Kepala Program Studi Desain Interior Universitas Pradita, Boyke Janus Anshory.

Sementara itu, General Manager CAD+T Australasia Pty/Ltd William Dedella menyatakan kesediaannya untuk membantu Polifurneka memperkuat penerapan industri 4.0 dalam pembelajaran mahasiswa di kampus. "Kami akan bantu mengintegrasikan perangkat lunak kami dalam kurikulum akademik untuk tiga tahun ke depan dan membuka peluang untuk pelaksanaan kuliah dari tenaga ahli kami di politeknik ini,"jelas William.

Lebih lanjut, Direktur Polifurneka Peni Shoffiyati menyatakan, kerja sama strategis ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan SDM industri Polifurneka dalam bidang desain produk dan industri furnitur berbasis teknologi industri 4.0. "Kolaborasi ini diharapkan dapat menjembatani dunia pendidikan dan industri furniture dengan memberikan pengalaman belajar berbasis teknologi desain dan manufaktur modern,"tuturnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.