Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemlu Bantah Kabar Indonesia Jadi Tujuan Relokasi Warga Gaza

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemlu Bantah Kabar Indonesia Jadi Tujuan Relokasi Warga Gaza Doc: Antara
Ket. Jubir Kemlu RI Rolliansyah Soemirat.

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI membantah adanya perjanjian atau pembicaraan dengan pihak mana pun, termasuk Israel, mengenai pemindahan warga Gaza ke Indonesia.

"Pemerintah Indonesia tidak pernah membahas dengan pihak mana pun atau mendengar informasi tentang rencana pemindahan warga Gaza ke Indonesia yang disebut oleh beberapa media asing," kata Juru Bicara Kemlu Rolliansyah Soemirat dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (27/3).

Saat ini, Indonesia lebih berfokus mendorong terwujudnya gencatan senjata tahap kedua, masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, dan memastikan rekonstruksi wilayah itu segera dimulai, kata Roy —panggilan Rolliansyah.

Dia menyatakan hal itu untuk menanggapi laporan media asing bahwa sekitar 100 warga Gaza akan melakukan perjalanan ke Indonesia untuk bekerja di sektor konstruksi sebagai bagian dari percontohan migrasi sukarela.

Laporan itu menyebutkan bahwa inisiatif tersebut diawasi oleh COGAT (Coordinator of Government Activities in the Territories), badan militer Israel yang menangani koordinasi kebijakan sipil dan kemanusiaan di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Disebutkan pula, jika percontohan migrasi sukarela itu berhasil, maka tanggung jawab atas program tersebut akan dialihkan ke urusan migrasi Israel yang dibentuk oleh kepala pertahanan Israel, Israel Katz.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa percontohan itu bertujuan untuk menunjukkan kelayakan migrasi sukarela dan mendorong ribuan warga Gaza untuk mengambil pekerjaan konstruksi di Indonesia.

Meski hukum internasional mengizinkan mereka kembali ke Gaza setelah bekerja, tujuan besarnya adalah memfasilitasi migrasi jangka panjang, sesuai kerja sama dengan Indonesia, menurut laporan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.