• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Hanya Satu Korban Manusia ...

Hanya Satu Korban Manusia yang Ditemukan

Rabu, 26 Mar 2025, 06:15 WIB

Tidak seperti Pompeii diItalia, Eropa, tidak ada sisa-sisa manusia yang terawetkan di Joya de Ceren yang berada di negara El Salvador. Hal ini kemungkinan visibilitas yang baik terhadap gunung berapi Loma memungkinkan mereka untuk mengungsi sebelum bencana dahdyat datang.

Namun laporan Archaeology.wiki.blog pada taggal 26 November 2018 mengungkapkan adanya sisa-sisa manusia pertama yang berhasil ditemukan di Joya de Ceren. Direktorat Jenderal Warisan Budaya dan Alam Kementerian Kebudayaan El Salvador melaporkan pada tanggal 22 November 2018, bahwa penyelidikan akan diperluas di Kompleks 1 Joya de Ceren.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/ MARVIN RECINOS

Penyelidikan lebih luad dilakukan setelah ditemukannya kerangka, jejak kaki manusia, dan alur pengolahan tanah dalam penggalian yang dilakukan sebagai bagian dari proyek Pembangunan Pekerjaan Perlindungan dan Peningkatan taman arkeologi.

Penemuan tersebut, “telah mendorong untuk mengambil keputusan untuk memperluas penggalian di zona selatan Kompleks , di mana kami akan membuat parit yang lebih besar dengan menggabungkan tiga lubang eksplorasi,” jelas arkeolog Michelle Toledo, yang mengarahkan penelitian di situs tersebut.

Toledo menambahkan bahwa perluasan tersebut akan berfungsi untuk mendapatkan interpretasi yang lebih baik dari Kompleks 1 dan membuat keputusan tentang di mana akan menempatkan kolom-kolom yang akan menyangga atap baru. Pekerjaan penggalian berlangsung hingga akhir November atau awal Desember.

Mengenai kerangka tersebut, Toledo mengatakan beberapa hari yang lalu ditemukan sebuah lubang yang berisi sisa-sisa organik dan kerangka, pembersihan dilakukan dan dipastikan bahwa itu adalah kuburan seseorang yang mungkin menghuni desa tersebut, tetapi tidak meninggal karena letusan.

Ada tulang-tulang panjang dan diyakini bahwa kuburan ini berasal dari periode Klasik Akhir (600-900 M), karena di dalam lubang tersebut terdapat tefra putih halus, yang dikenal sebagai “Tierra Blanca Joven” (tanah putih muda), produk dari letusan gunung berapi Ilopango pada tahun 535 Masehi. Jika demikian kata Toledo, individu ini mungkin berasal dari kuburan yang mungkin berasal dari masa ketika orang-orang Joya de Ceren tinggal di sini.

Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari empat puluh tahun penelitian bahwa sisa-sisa manusia ditemukan di Joya de Ceren. Sayangnya, kerangka yang ditemukan di sebelah pisau obsidian tersebut berada dalam kondisi konservasi yang buruk.

“Mungkin penguburan ini berada di bawah beberapa bangunan yang dipindahkan oleh traktor, ketika para pekerja dari Instituto Regulador de Abastecimientos (IRA) yang sekarang sudah tidak beroperasi lagi, yang sedang membangun silo, menemukan situs tersebut pada tahun 1976,” kata Toledo dari Direktorat Arkeologi.

Proyek yang sedang dilaksanakan di situs tersebut berupaya untuk melindungi bangunan dan mempertimbangkan pembangunan tiga atap logam untuk Kompleks 1, 2 dan 3, stabilisasi lereng abu, renovasi museum, serta memperbarui rambu dan jalur interpretatif, yang akan menggunakan bahasa Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Joya de Ceren terkubur oleh gunung berapi yang sekarang bernama Kaldera Loma sekitar tahun 650 M. Abunya mengawetkan situs tersebut dan ini memungkinkan kita untuk menghargai cara hidup desa Maya: ritual, pertanian, perdagangan, pengelolaan ruang, organisasi warga, kebiasaan makanan, dan lain sebagainya. hay

  • Pompeii

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

Kabut asap batasi jarak pandang di Sungai Kapuas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.