Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

H-6 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalan Kalimalang Naik 15 Persen

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 22:57 WIB | Oleh:
H-6 Lebaran, Volume Kendaraan di Jalan Kalimalang Naik 15 Persen Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Polisi tengah mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (25/3).

JAKARTA - Volume kendaraan di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur naik mencapai 15 persen dari hari biasanya pada hari keenam (H-6) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Untuk H-6 tadi sekitar sehabis Isya (pukul 19.30 WIB)  peningkatannya sekitar 15 persen. Karena volume kendaraan sudah terlihat sedikit padat," kata Perwira Pengamanan Posko Pengamanan (Pospam) Haji Naman, Jakarta Timur Iptu Sarwono saat ditemui di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa malam.

Terlihat sejak pukul 20.30 WIB arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang dari arah Jakarta menuju Bekasi mulai dipadati pemudik yang menggunakan sepeda motor ke arah timur.

Menurut Sarwono, kepadatan arus lalu lintas pada arus mudik ini akan semakin ramai menjelang tengah malam. Pasalnya, jumlah pemudik yang menggunakan sepeda motor diperkirakan akan terus bertambah.

"Iya di Pospam Haji Naman kebetulan sampai jam 21.30 WIB ini kepadatan masih ada. Untuk pengalaman tahun kemarin biasanya sampai jam 23.00 WIB masih padat, tapi kita upayakan untuk pengaturan lalu lintas sehingga lancar," jelas Sarwono.

Sarwono menyebut untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Kalimalang khususnya di pertigaan Jalan H Naman, pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup di lampu merah.

Namun, hingga saat ini arus lalu lintas masih terpantau aman sehingga belum diberlakukan rekayasa lalu lintas.

"Biasanya kita kerja sama dengan personel di Sumber Arta untuk di sana tidak ada penyumbatan lalin. Terus biasanya juga kita melakukan lalu lintas di arusnya, yang tadinya dua arah kita jadikan satu arah. Sementara belum ada penguraian, biasanya H-3 itu baru keliatan kepadatan terus kita alihkan arus jadi satu jalur," ucap Sarwono.

Sementara itu, salah pemudik sepeda motor asal Tangerang, Febyan Prayoga (25) mengaku kondisi lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang mulai  padat.

Yoga hendak mudik ke Purwokerto bersama rombongannya berjumlah lima orang. Yoga sempat menepi ke SPBU untuk mengisi bensin dan beristirahat sejenak.

"Rombongan motor ada lima, lima orang. Kita tadi berangkat jam tujuh lewat. Perjalananya kira-kira tujuh jam lagi. Biasanya macet di sini dan di Karawang," kata Yoga.

Yoga mengaku mudik lebih awal ke Purwokerto, Jawa Tengah untuk menghindari kemacetan yang diperkirakan terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran.

"Milih hari ini untuk hindari puncak arus mudik pastinya. Puncak arus mudiknya itu kan pasti nanti parah. Kita sudah sering sih mudik naik motor sekitar 7-8 kali. Pasti milih jam malam biar di Pantura adem enggak panas," ucap Yoga. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Harga Cabai Rawit Rp104.850/Kg, Telur Ayam Rp30.100/Kg

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp104.850...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.