- Home
-
- Luar Negeri
-
- Negara Eropa Perketat Peri...
Negara Eropa Perketat Peringatan Perjalanan ke AS
Senin, 24 Mar 2025, 02:20 WIBBERLIN - Sejumlah negara Eropa memperbarui peringatan perjalanan mereka ke Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu menyusul penahanan sejumlah warga negara Eropa, termasuk warga negara Jerman, pada saat kedatangan.
Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan pihaknya menanggapi dengan serius insiden baru-baru ini yang melibatkan wisatawan Jerman.
âKami telah mengklarifikasi dan kini dengan jelas menekankan bahwa persetujuan Sistem Elektronik untuk Otorisasi Perjalanan (Electronic System for Travel Authorization/ESTA) atau visa AS tidak, dalam setiap kasus, memberikan izin masuk ke Amerika Serikat,â kata seorang juru bicara kepada layanan berita Tagesschau dari lembaga penyiaran publik Jerman ARD.
Pembaruan peringatan ini menyusul laporan mengenai tiga warga negara Jerman yang ditahan di titik masuk (entry point) AS, termasuk seorang pemegang kartu hijau (green card). Dua dari mereka saat ini telah kembali ke Jerman.
Menanggapi insiden tersebut, Inggris juga merevisi saran perjalanan mereka, memperingatkan penegakan hukum imigrasi AS yang ketat.
âAnda dapat dikenakan penangkapan atau penahanan jika Anda melanggar peraturan,â kata Kantor Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan Inggris, pada Kamis (20/3).
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Inggris pada awal bulan ini mengkonfirmasi pihaknya memberikan bantuan kepada seorang warga Inggris yang dilaporkan ditahan di perbatasan AS.
Finlandia pun mengeluarkan pembaruan serupa pada Jumat (21/3), memperingatkan bahwa dokumen perjalanan yang sah sekalipun mungkin tidak menjamin seseorang dapat masuk di bawah kebijakan AS saat ini.
Kementerian Luar Negeri Finlandia juga mengungkapkan perubahan terbaru yang mengharuskan pemohon visa atau ESTA menyatakan jenis kelamin dan jenis kelamin saat lahir, yang dapat mengakibatkan penolakan masuk jika ditemukan ketidaksesuaian.
Selain itu, otoritas Finlandia memperingatkan para pelancong untuk menghindari pertemuan besar di kota-kota besar di AS, mengingat adanya risiko demonstrasi bermotif politik yang berubah menjadi kekerasan. SB/Ant/Xinhua/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Aksi Pemadaman Lampu di DKI Kurangi Emisi Karbon
-
KIE Jakarta Summit Soroti Inovasi Berbasis Masyarakat untuk Perkuat Ketangguhan Energi
-
Joko Anwar Konfirmasi 'Pengabdi Setan 3' akan Rilis Tahun 2027
-
UI Investigasi Dugaan Pelecehan Verbal 16 Mahasiswa FHUI
-
ITS Perkuat Ekosistem Inovasi dan Riset dengan Sains Techno Park
-
Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
ASDP Perkuat Konektivitas Wakatobi untuk Wisata dan Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.