PM Kanada Mark Carney Isyaratkan Perundingan Dagang dengan AS

Minggu, 23 Mar 2025, 10:38 WIB

ISTANBUL - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan Presiden AS Donald Trump pada akhirnya akan bergabung ke meja perundingan perdagangan, karena konsumen Amerika lah yang akan menanggung beban dari kebijakan perang dagang yang diberlakukan pemerintah.

"Pada akhirnya, warga Amerika lah yang akan kalah dari kebijakan perdagangan Amerika," kata Carney pada Jumat (21/3).

Ket. Foto: PM Kanada Mark Carney. — Sumber: AP

"Itulah salah satu alasan saya yakin bahwa akan ada diskusi (perundingan dagang) dengan prinsip saling menghormati. Saya siap kapan pun mereka siap,” ujarnya, merujuk pada pemerintah AS.

Carney, yang dilantik sebagai PM baru Kanada pekan lalu, belum berbicara langsung dengan Trump, yang belakangan sering mengkritisi betapa bergantungnya Ottawa terhadap Washington.

Ketika ditanya mengenai pernyataan-pernyataan Trump, Carney menegaskan bahwa pembicaraan perdagangan tidak akan terjadi sampai “Kanada mendapatkan rasa hormat yang layak didapatkan sebagai negara berdaulat”.

“Saya rasa, ini bukan syarat yang sulit,” katanya.

AS telah mengenakan 25 persen tarif pada baja dan aluminium Kanada, dan mengancam akan memberlakukan tarif yang lebih luas pada semua produk ekspor Kanada mulai 2 April mendatang.

Sebagai tanggapan, Carney dan para pemimpin provinsi di Kanada sepakat untuk mempercepat rencana koridor perdagangan dan energi nasional guna meningkatkan rantai pasokan domestik dan mengurangi ketergantungan pada pasar AS.

Guna mengurangi dampak ekonomi, Ottawa akan menghapus masa tunggu satu minggu untuk asuransi ketenagakerjaan bagi pekerja yang terdampak tarif dan menawarkan penangguhan pajak sementara bagi bisnis yang kesulitan likuiditas.

Carney, yang mengambil alih kepemimpinan Partai Liberal setelah pengunduran diri Justin Trudeau, diperkirakan akan memicu proses pemilihan parlemen awal akhir pekan ini untuk pemungutan suara yang diharapkan pada 28 April.

Partai Liberal telah menuju kekalahan elektoral sampai perang dagang Trump memicu gelombang nasionalisme Kanada, hingga memperkuat posisi mereka dalam jajak pendapat.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.