Cara Sederhana Meningkatkan Energi Agar Tak Lesu di Pagi Hari
Minggu, 23 Mar 2025, 09:45 WIBJAKARTA - Saat bangun tidur terutama di pagi hari biasanya tubuh merasa bersinergi, namun ada kalanya ketika bangun tidur merasa lelah yang lebih dari biasanya.
Ahli saraf dan kreator konten kesehatan Dr. Nas membagikan kiat sederhana yang bisa dilakukan untuk meningkatkan tingkat energi di pagi hari jika bangun dengan perasaan lelah atau lesu.
Dr. Nas mengatakan untuk meningkatkan energi di pagi hari, yang pertama perlu dilakukan adalah memprioritaskan tidur. Hal ini lantaran tidur sebagai kesempatan untuk mendapatkan 'terapi gratis' untuk otak.
Tidur membantu memulihkan kemampuan berpikir dengan membersihkan materi berbahaya di otak dan mengisi kembali neurotransmitter utama seperti dopamin yang memainkan peran besar dalam motivasi dan konsentrasi.
"Banyak dari kita tidak mendapatkan 7 hingga 9 jam tidur yang kita butuhkan setiap malam yang dapat berdampak besar pada suasana hati, tingkat energi, dan konsentrasi kita untuk hari berikutnya," jelas Dr. Nas dikutip dalam laporan Hindustan Times, Sabtu (22/3).
Kemudian, untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan bangun dengan tubuh yang segar, Dr. Nas menyarankan agar lebih aktif bergerak sehari sebelumnya.
Hal ini dapat dilakukan seperti berjalan, berlari, bersepeda, pergi ke gym, atau melakukan apa pun yang ingin Anda lakukan untuk lebih banyak bergerak.
"Itu bukan hal yang mengejutkan, karena olahraga meningkatkan protein otak yang disebut BDNF (faktor neurotropik yang berasal dari otak), yang sangat penting dalam pembelajaran dan memori neuroplastisitas. Jadi, lebih banyak bergerak hari ini akan menghasilkan fungsi otak yang lebih baik di esok hari," tambahnya.
Lebih lanjut, dia menyarankan saat sarapan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks dan menghindari kadar gula tinggi yang dapat membuat merasa lesu.
"Bisa memprioritaskan biji-bijian utuh, oat, atau buah-buahan daripada gula olahan untuk mengawali hari dengan kuat," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Apa Itu "Tai Chi Walking", Apa Manfaatnya Bagi Tubuh?
-
Sinner Hentikan Langkah Djokovic, Tantang Zverev di Final Wimbledon 2026
-
Waspada, Penyakit Katup Jantung Berkembang Perlahan, Kenali Gejalanya Sejak Dini!
-
TNI Dorong Pelestarian Pesisir di Ambon Melalui Aksi Tanam Pohon dan Mangrove.
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.