Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bocah 8 Tahun Hilang Setelah Shalat Jumat, Tim SAR Susuri Sungai dan Bendungan

📅 Sabtu, 22 Mar 2025, 11:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bocah 8 Tahun Hilang Setelah Shalat Jumat, Tim SAR Susuri Sungai dan Bendungan Doc: Humas SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap anak hilang di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, Sabtu (22/3/2025).

MATARAM - Tim SAR gabungan menyusuri sungai dan bendungan untuk lanjutan pencarian anak hilang diduga jatuh ke sungai di belakang rumahnya di Dusun Buntembok, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (21/3) siang.

"Memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyelaman di area bendungan yang berjarak 200 meter dari lokasi kejadian," kata Koordinator Unit Siaga SAR Kuta Mandalika Ahmad Irsan di Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (22/3).

Kantor SAR Mataram mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika untuk melakukan pencarian terhadap Abad Nailun Nabhan (8) yang masih duduk di bangku SD itu.

Pencarian yang melibatkan unsur dari TNI, Polri, Damkar, Tagana, warga setempat, dan pihak terkait lainnya ini dilakukan dari lokasi kejadian hingga bendungan yang menjadi muara sungai tersebut.

"Disamping itu, penyisiran di sepanjang aliran sungai dan bendungan masih tetap dilakukan seperti hari sebelumnya," katanya.

Korban dikabarkan hilang di sungai setelah Shalat Jumat, sehingga warga setempat melakukan pencarian dan setelah itu melaporkan kejadian kepada Tim SAR untuk dilakukan pencarian, namun sampai dengan saat ini korban belum ditemukan.

Sejak Selasa (18/3) hingga Jumat (21/3), cuaca ekstrem melanda Kabupaten Lombok Tengah dan mengakibatkan pohon tumbang.

Selain itu, hujan lebat yang disertai angin kencang merusak puluhan rumah warga di Kecamatan Batukliang Utara dan beberapa rumah warga di Kecamatan Praya Timur dilanda banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.