Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

18 Perguruan Tinggi Indonesia Masuk 500 QS World University Ranking

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 23:10 WIB | Oleh:
18 Perguruan Tinggi Indonesia Masuk 500 QS World University Ranking Doc: Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dalam acara Apresiasi Perguruan Tinggi Berprestasi Top 500 QS WUR By Subject, di Jakarta, Kamis (20/3).

JAKARTA - Sebanyak 18 perguruan tinggi di Indonesia masuk 500 QS World University Ranking (WUR) by Subject. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menilai capaian ini menunjukan bahwa perguruan tinggi di Indonesia itu juga sejajar dengan kampus-kampus di luar negeri.“Jadi ranking ini kita bisa berbangga, meyakini, bahwa kampus-kampus kita tidak kalah dengan kampus di luar negeri, dosen dan peneliti tidak kalah dengan dosen dan peneliti di luar negeri,” ujar Brian, dalam acara Apresiasi Perguruan Tinggi Berprestasi Top 500 QS WUR By Subject, di Jakarta, Kamis (20/3).Dia menjelaskan, ranking bukan semata-mata angka atau urutan, Menurutnya, ranking merupakan cerminan dari kerja keras dan komitmen dari seluruh civitas academica yang sudah kerja keras membangun atmosfer dan ekosistem pendidikan dan penelitian yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing global.“Ranking ini bukan tujuan, tapi ini adalah refleksi kemajuan dan capaian riset dan inovasi dari perguruan tinggi-perguruan tinggi di Indonesia di kancah global,” jelasnya.Sebagai informasi, 18 perguruan tinggi mendapat apresiasi dari Kemendiktisaintek usai masuk dalam Top 500 QS WUR by Subject. Perguruan tinggi tersebut yaitu UI 27 subjek, ITB 14 subjek, IPB University 2 subjek, Unpad 5 subjek, UPI 3 subjek, Binus University 3 subjek, Undip 3 subjek, IKJ 1 Subjek, UIN Jakarta 1 subjek, ISI Yogyakarta 2 subjek, UB 5 subjek, UNY 2 subjek, UNS 3 subjek, UGM 26 subjek, Unair 16 subjek, ITS 5 subjek, Unhas 1 subjek, UNM 1 subjek.Brian mengatakan, capaian ini membuatnya kemungkinan akan berdampak pada program beasiswa. Menurutnya, beasiswa terutama untuk jenjang S3 bisa dilakukan di kampus Indonesia.“Karena realitas yang ada sudah seperti ini kita sejajar dengan kampus-kampus yang ada di luar negeri,” katanya.Dia berharap, para dosen dan pimpinan perguruan tinggi bisa menjadikan kampus kita magnet untuk kolaborasi internasional. Menurutnya, perguruan tinggi yang masuk dalam peringkat global itu menjadi indikator utama pembangunan kualitas SDM yang dihasilkan.“Universitas yang unggul, akan mampu menciptakan lulusan yang kompetitif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global,” tuturnya.Brian menyebut, capaian ini bisa memberi keyakinan bagi investasi asing yang ingin membangun industri berbasis teknologi maju di indonesia. Pihaknya bisa meyakinkan bahwa kemajuan teknologi dan riset di kampus kita tidak kalah dengan kampus di luar negeri.“Tentu ini akan mempercepat transformasi ekonomi berbasis pengetahuan,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.