BBPJN Jawa Timur-Bali Pastikan Jalan Nasional Telah Siap Sebelum H-10 Lebaran untuk Arus Mudik
Selasa, 18 Mar 2025, 11:55 WIBSIDOARJO - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan jalan nasional siap digunakan secara maksimal sebagai jalur mudik sebelum H-10 Lebaran 2025, sehingga pengendara menjadi aman dan nyaman.
Kepala BBPJN JatimâBali Gunadi Antariksa dalam keterangannya di Sidoarjo, Selasa, mengatakan saat ini pihaknya melakukan penanganan infrastruktur jalan nasional guna mendukung jalur mudik Lebaran tahun 2025.
"Penanganan jalan nasional dan jembatan dilaksanakan melalui kegiatan monitoring kondisi jalan hingga perbaikan jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan di wilayah kerja balai, yang meliputi jalan nasional di Provinsi Jawa Timur dan Bali," ujarnya.
Ia menyampaikan berdasar data hasil survei kondisi jalan semester 2 tahun 2024, dari 2.259,46 kilometer panjang jalan nasional di Jawa Timur yang disurvei, kondisi kemantapannya adalah 97,57 persen atau sepanjang 2.204,59 kilometer.
"Adapun untuk jalan nasional dengan kondisi tidak mantap di Jawa Timur sepanjang 54,87 kilometer atau 2,43 persen. Sementara kondisi kemantapan jalan di Bali adalah 99,14 persen dari total 587,30 kilometer panjang jalan nasional yang disurvei, dan 0.86 persen atau sekitar 5,07 kilometer jalan di Bali dalam kondisi tidak mantap," katanya.
Namun demikian, kata dia, seiring terjadinya cuaca ekstrem yang melanda sebagian Provinsi Jawa Timur dan Bali serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), turut memberikan dampak terhadap kerusakan pada jalan nasional.
"Kami telah menerjunkan tim kesiapan jalur Lebaran untuk memantau kerusakan jalan nasional akibat cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur dan Bali akhir-akhir ini. Dari hasil monitoring, diketahui bahwa cuaca ekstrem yang disertai hujan lebat sangat berdampak pada kondisi jalan nasional, menyebabkan kerusakan jalan di beberapa ruas jalan," kata Gunadi.
Gunadi menginstruksikan kepada jajarannya untuk segera melakukan penanganan terhadap kerusakan jalan yang telah teridentifikasi.
"Jadi, saya telah menginstruksikan kepada para kepala satuan kerja dan para PPK untuk menerjunkan tim untuk menangani kerusakan jalan tersebut. Diharapkan kerusakan jalan tersebut dapat ditangani sampai dengan H-10 Lebaran dan sudah tidak ada lagi pekerjaan di lapangan," ujarnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Jalur Sukabumi Macet 8 Jam, Tiba di Bandung Malah Gigit Jari: Curhat Pilu Pemudik Kehabisan Bus ke Majalaya
-
Peluncuran Program “Masjid Ramah Pemudik dan Arus Balik”
-
Masyarakat Keluhkan Kerusakan Jalan Nasional Cikopo–Sadang: Kementerian PU "Gercep" Perbaiki 21 Titik
-
BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo
-
Makin Keren Usai Direvitalisasi: Kemen PU Ajak Pemudik Kunjungi Benteng Pendem Ambarawa
-
Kapal Laut jadi Sarana Pulang kampung karena Harga Terjangkau
-
Posko PMI Kota Semarang Melayani 15 Pemudik per Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.