Modernisasi Armada Langkah Tepat Atasi Pencurian Ikan dan Masalah di Laut

Sabtu, 15 Mar 2025, 10:36 WIB

JAKARTA-Armada modern dan terawat dengan baik akan meningkatkan kemampuan kapal kapal RI dalam mengatasi masalah pencurian ikan di laut RI, penyelundupan dan masalah lainnya di laut RI.

Demikian ditegaskan Pengamat Maritim Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Dr. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menanggapi pemutakhiran aset, KRI Bung Tomo dan KRI Kerapu.

Ket. Foto: Pengamat Maritim Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Dr. Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa menilai modernisasi armada laut langkah strategis menghadapi masalah di laut termasuk pencurian ikan — Sumber: istimewa

"Armada modern dan terawat dengan baik akan meningkatkan kesiapan operasional dan membantu mengatasi berbagai ancaman seperti pencurian ikan, penyelundupan, terorisme maritim, serta ancaman militer dari negara asing,"ucap Dr. Capt Marcellus, Sabtu (15/3).

Pria asal Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu menjelaskan, selama ini TNI AL acap kali menghadapi pendudukan wilayah yang dilakukan oleh kapal-kapal penangkap ikan asing, khususnya dari Tiongkok, ke dalam zona ekonomi eksklusif Indonesia. Pembajakan di jalur perairan utama seperti Selat Malaka juga patut dikhawatirkan, sementara itu perselisihan regional atas perairan teritorial menimbulkan tantangan keamanan.

Mempertahankan armada modern sangat penting bagi strategi Indo-Pasifik Indonesia, yang menekankan kerja sama regional, demikian ungkap Marcellus. “Negara ini berpartisipasi secara aktif dalam latihan dan patroli maritim gabungan dengan berbagai mitra seperti Australia, Jepang, dan Amerika Serikat, serta memperkuat interoperabilitas dan diplomasi pertahanan,”ujarnya

Diketahui, pada Februari 2025, kapal KRI Bung Tomo TNI AL baru saja diremajakan meninggalkan Pangkalan Angkatan Laut Belawan untuk mengikuti latihan multilateral Aman di Laut Arab. Kapal fregat sepanjang 90 meter ini merupakan salah satu dari 41 kapal yang mendapatkan manfaat dari program R41 Jakarta untuk memperpanjang masa pakai armada dan meningkatkan kemampuan tempurnya.

Program ini, yang merupakan kemitraan di antara Kementerian Pertahanan dan perusahaan galangan kapal Indonesia PT PAL, mencakup peremajaan kapal serta penambahan teknologi dan persenjataan canggih.

Pemutakhiran aset seperti KRI Bung Tomo dan KRI Kerapu, kapal patroli cepat sepanjang 58 meter, menunjukkan komitmen Indonesia untuk memelihara armada yang memiliki kapabilitas teknologi dan siap menjalankan misi seperti yang dilaporkan Kompas Indonesia.

 Kapal korvet, fregat, patroli lepas pantai, dan perahu rudal cepat termasuk di antara kapal-kapal yang dimodernisasi. Mesin, lambung, baling-baling, radar, peralatan komunikasi, persenjataan, dan komponen penting lainnya tengah ditingkatkan untuk memastikan armada itu memenuhi persyaratan kekuatan yang diperlukan guna memastikan keamanan dan kedaulatan negara untuk operasi tempur dan nontempur.

Direktur Produksi PT PAL Diana Rosa mengatakan, dengan melakukan perawatan rutin dan peningkatan kemampuan teknologi, kapal perang Indonesia dapat terus beroperasi secara optimal dalam berbagai misi nasional dan internasional,” ungkapnya. Selain pemutakhiran teknologi, lambung KRI Bung Tomo juga menjalani perbaikan di bawah garis air, serta pemeliharaan pada katup, stabilisator sirip, dan sistem propulsinya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.