Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waka MPR Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Butuh Solusi Pemenuhan Energi

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waka MPR Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Butuh Solusi Pemenuhan Energi Doc: Antara
Ket. Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi 8 persen pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto membutuhkan solusi terkait dengan pemenuhan pasokan energi.

"Hal ini menuntut kita untuk berpikir kreatif mencari solusi agar kebutuhan energi yang besar ini dapat terpenuhi tanpa mengurangi komitmen Indonesia menuju net zero emission (nol emisi bersih) pada tahun 2060," kata Eddy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/3).

Eddy menyampaikan pernyataan tersebut saat menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Asian Development Bank (ADB) bersama dengan organisasi nirlaba Karbon Korea di Seoul, Korea Selatan, pada tanggal 9—15 Maret 2025.

Pada kesempatan itu, dia mengangkat tema Building Synergy Between Energy Resilience and Climate Crisis Mitigation to Achieve National Economic Growth Targets through Carbon Capture and Storage (CCS).

Selain itu, Eddy menyoroti manfaat penggunaan teknologi CCS (penyimpanan dan penangkapan karbon) sebagai upaya mengurangi emisi gas rumah kaca, dan target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Melalui acara tersebut, dia berharap pemangku kepentingan di Indonesia dapat menyadari besarnya manfaat dari penggunaan teknologi CCS, yakni mulai dari potensi investasi bernilai tiga miliar dolar AS untuk satu proyek hingga terciptanya puluhan ribu lapangan pekerjaan baru.

Adapun sejumlah pemangku kepentingan Indonesia yang hadir, di antaranya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup Ary Sudijanto, dan Asisten Deputi Percepatan Transisi Energi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Farah Herliantina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.