Vaksinasi Antisipasi Rabies DiIntensifkan Pemkab Buleleng

Rabu, 12 Mar 2025, 19:27 WIB

BULELENG - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Buleleng, Bali terus mengintensifkan vaksinasi rabies guna menekan angka kasus tersebut di wilayah Bali Utara.

"Selain program vaksinasi, kehadiran Tim Siaga Rabies (Tisira) di desa-desa menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyakit mematikan ini," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Buleleng Made Suparma di Buleleng, Rabu.

Ket. Foto: Petugas Distan Buleleng saat melakukan vaksinasi rabies di Buleleng, Bali. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Buleleng

Ia menyebutkan populasi hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing di wilayah itu diperkirakan mencapai lebih dari 80 ribu ekor. Untuk itu, strategi pengendalian rabies difokuskan pada vaksinasi massal dan pengawasan ketat melalui Tisira.

"Tisira berperan penting dalam pemantauan dan edukasi masyarakat terkait pencegahan rabies. Vaksinasi yang kami lakukan juga didukung oleh peraturan adat di beberapa desa yang membatasi jumlah anjing per rumah tangga, serta menganjurkan pemeliharaan anjing jantan guna mengendalikan populasi anjing liar," papar dia.

Suparma menyebutkan beberapa desa di Buleleng telah menerapkan aturan lokal untuk mengendalikan populasi anjing guna menekan risiko penyebaran rabies.

Beberapa desa membatasi jumlah anjing yang boleh dipelihara dalam satu rumah tangga, sementara yang lain mengimbau warganya hanya memelihara anjing jantan. Langkah-langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi jumlah anjing yang berkeliaran bebas.

Selain bertugas dalam pengawasan, Tisira juga aktif melakukan sosialisasi mengenai pentingnya vaksinasi rabies serta cara pemeliharaan anjing yang bertanggung jawab. Keberadaan tim ini sangat membantu dalam mendukung efektivitas program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh Distan Buleleng.

Saat ini, terdapat 10 ribu vial vaksin rabies telah disiapkan untuk memvaksinasi anjing di daerah tersebut dan terus berupaya ditingkatkan jumlahnya.

Distan Buleleng berencana menggencarkan kembali vaksinasi rabies setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri, mengingat tenaga medis hewan saat ini masih difokuskan pada vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Suparma menegaskan vaksinasi rabies adalah langkah pencegahan utama, mengingat penyakit ini tidak memiliki obat.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk bertanggung jawab dalam pemeliharaan anjing dengan memastikan vaksinasi secara rutin serta tidak membiarkan hewan peliharaan berkeliaran tanpa pengawasan.

“Rabies tidak bisa disembuhkan, jadi pencegahan adalah kunci utama. Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memvaksinasi anjingnya dan tidak membiarkannya lepas tanpa kontrol. Peran Tisira di desa-desa sangat membantu dalam mengedukasi warga tentang pentingnya hal ini,” katanya.

Ke depan, Dinas Pertanian Buleleng akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi rabies melalui sosialisasi yang lebih masif serta memperkuat kerja sama dengan desa-desa.

Dia berharap dengan sinergi antara pemerintah, Tisira dan partisipasi aktif masyarakat, terwujud optimistis bahwa angka kasus rabies di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut dapat terus ditekan demi kesehatan dan keselamatan bersama. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.