PLN-Pindad Mengembangkan Pembangkit Listrik Bersih untuk Wilayah 3T
Rabu, 12 Mar 2025, 18:40 WIBJAKARTAâ PT PLN (Persero) bersama PT Pindad menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait kerja sama studi pengembangan potensi pembangkit pikohidro dan mikrohidro di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) dalam mendukung elektrifikasi dan transisi energi di Indonesia.
âKolaborasi antara PLN dengan PT Pindad ini merupakan solusi ketahanan energi yang akan menyediakan energi bersih, murah dan sangat aksesibel untuk mewujudkan visi pertumbuhan ekonomi 8 persen,â kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (12/3).
Melalui kerja sama ini, lanjut dia, PLN ingin mengoptimalkan sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan, serta mendorong pemerataan akses listrik hingga ke pelosok negeri.
Darmawan menjelaskan PLN dan Pindad akan menjalankan Joint Development Study Agreement untuk memproduksi generator pikohidro/mikrohidro serta mengelola operasi dan pemeliharaannya di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal (3T) dalam mendukung elektrifikasi dan transisi energi di Indonesia.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan sumber daya alam sekitar untuk kesejahteraan masyarakat dan mengakselerasi transisi energi di Indonesia.
Sejak 1988, Pindad dan PLN telah berkolaborasi dalam proyek ketenagalistrikan, termasuk pemeliharaan generator dan rehabilitasi peralatan listrik.Â
MoU ini menjadi kelanjutan dari kerja sama strategis kedua BUMN dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.
Penandatanganan MoU tersebut berlangsung pada Senin (10/3) di Graha Pindad Bandung, Jawa Barat.
Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berharap Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara maju.Â
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbanyak industri-industri berbasis teknologi maju dan juga inovasi.
âSalah satu program kami adalah mengajak industri untuk terlibat di dalam riset dan inovasi. Karena saya yakin riset dan inovasi yang menjadi fondasi untuk tumbuhnya industri yang lebih maju," kata Brian.
Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan berbagai BUMN untuk mendorong inovasi, penggunaan produk dalam negeri dan kemajuan strategis nasional.
âKami harapkan kerja sama pada hari ini bisa menggerakkan 'economic impact multiplier effect' yang cukup tinggi. Sehingga 'economic growth' yang dicanangkan oleh pemerintah baru di bawah kepemimpinan Bapak Presiden bisa tercapai. Kami berharap kerja sama ini bisa menjadi tulang punggung tidak hanya di industri pertahanan dan keamanan tetapi juga di sektor energi, sektor infrastruktur dan sektor material maju,â kata Sigit.
Berita Terkait:
-
Bupati Tulungangung Hanya Mengeluarkan Dua Kata Saat Jadi Tersangka Bersama Ajudan
-
PLN Pastikan Ketahanan Pasokan Energi Primer: Listrik Ramadan dan Lebaran Dijamin Andal
-
Aniwayang Tampil Beda di Museum Nasional, Tradisi Kreatif Lintas Generasi
-
Presiden Prabowo Pilih Rayakan Lebaran Bersama Korban Bencana Aceh
-
PLN Percepat Pemulihan Pembangkit & Pasokan Energi Primer
-
Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Turun 3,23 Persen
-
Alcaraz Hadapi Sinner di Final Monte Carlo Masters, Duel Krusial Perebutan Ranking Satu Dunia
Hanya 27,8 Persen Masyarakat Sikat Gigi Sebelum Tidur Sebabkan Risiko Biaya Perawatan Gigi Meningkat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.