Gubernur Papua Menyebut Pelaksanaan MBG di Papua pada April 2025
Rabu, 12 Mar 2025, 19:28 WIBJAYAPURAâ Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, menyebutkan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu akan dilaksanakan pada April 2025.
âJadi, di Provinsi Papua secara bertahap  dimulai setelah Lebaran, sembari itu saya minta agar sosialisasi dan edukasi terkait manfaat MBG ini bisa dilakukan,â katanya usai menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI Lenis Kogoya, di Aula Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Rabu (12/3).
Menurut Ramses, sosialisasi seperti ini penting dilakukan agar masyarakat, tokoh adat, pihak sekolah tidak salah paham dan mengerti manfaat dari program MBG tersebut.
âSaya tidak mau ada masyarakat di Provinsi Papua yang tidak paham akan hadirnya program MBG tersebut sehingga mengakibatkan demo penolakan seperti di daerah lainnya,âujarnya.
Dia menjelaskan program MBG ini merupakan Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Oleh sebab itu, seluruh Pemda wajib menyukseskan MBG, apalagi ini salah satu upaya dalam menurunkan angka stunting di Bumi Cenderawasih.
âPada beberapa waktu lalu ada penolakan di Daerah Otonomi Baru (DOB) namun itu karena kurangnya pemahaman dari manfaat MBG. Oleh sebab itu, sosialisasi ini penting dilakukan dan saya minta agar Pemda melakukan koordinasiintens dengan pihak teknis dari MBG,â katanya.
Dia menambahkan penerapan ini dilakukan secara bertahap dan akan dimulai setelah Lebaran atau April 2025 dengan melihat kesiapan dapurnya, bahan-bahannya, lalu bagaimana dengan transportasi.
âMemang di Provinsi Papua dengan sembilan kabupaten/kota yang baru siap dapurnya di Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura sehingga daerah lainnya silakan membangun koordinasi,â ujarnya.
Dia menjelaskan anggaran semua terpusat dari BGN dan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota itu sifatnya hanya koordinasi agar anak-anak di Provinsi Papua mendapatkan program tersebut dengan baik.
âAnggarannya terpusat namun kami sudah menyampaikan di Provinsi Papua dengan lauk yang komplit itu biayanya Rp30 ribu,â ujarnya lagi.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tradisi Tumpengan Diusulkan Jadi Kekayaan Intelektual Gastronomi Nasional
-
Tak Mau Tertinggal, Sulteng Serius Dorong Transisi Energi Hijau
-
Sisa Tubuh Manusia Ditemukan dalam Pencarian 'Backpacker' Belgia yang Hilang di Hutan Belantara Tasmania
-
Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal
-
Mudik Lebaran 2026: Terpadu, Aman, dan Efisien Berkat Koordinasi Semua Pihak
-
Program Makan Bergizi Gratis di Papua Barat Daya Belum Merata, Dua Daerah Masih Tertunda
-
KBRI Teheran Minta WNI di Iran Waspadai Serangan AS-Israel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.