Pemprov Jatim Dukung Pengembangan Esports Gaet Talenta Muda
Senin, 10 Mar 2025, 21:43 WIBSurabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur mendukung pengembangan esports sebagai salah satu cabang olahraga di sektor strategis ekonomi kreatif karena berpotensi bisa menggaet talenta muda dari 40 juta jiwa penduduk di wilayah tersebut.
"Dengan pembinaan yang baik, esports bisa menjadi sektor strategis yang mendukung ekonomi kreatif, digital, bahkan pariwisata," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat ditemui setelah pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musrprov) Esports Indonesia (ESI) Jawa Timur di Surabaya, Senin.
Selain itu, Emil juga menyoroti pentingnya esports dalam membangun mental juara dan keterampilan yang lebih luas karena gim itu terstruktur, melatih stabilitas mental, pengambilan keputusan cepat, serta koordinasi antara otak dan tangan.
"Kemampuan itu, bahkan relevan dalam dunia militer modern, seperti pengoperasian drone militer," katanya.
Oleh karena itu, dengan adanya integrasi esports dengan industri kreatif seperti di Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhasari dapat membuka peluang bagi Jawa Timur untuk menjadi pusat pengembangan gim di Indonesia, khususnya dalam kategori hyper-casual game yang lebih sederhana namun memiliki potensi pasar besar.
"Makanya ESI hadir di sini di bawah naungan KONI, agar esports terstruktur. Kalau memang serius, ya harus benar-benar serius. Jangan hanya sekadar iseng atau mengisi waktu," ucapnya.
Dalam acara tersebut, Brigjen TNI Murbianto Adi kembali terpilih sebagai Ketua Umum ESI Jawa Timur periode 2025-2029 secara aklamasi.
Ia menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat ekosistem esports agar lebih profesional dan kompetitif, dengan fokus pada pembinaan atlet.
"Esports di Jawa Timur memiliki potensi besar. Dengan pembinaan yang terarah, kita bisa menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional," kata Murbianto.
ESI Jawa Timur, lanjutnya, juga berencana memperluas kerja sama dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta industri kreatif, termasuk KEK Singosari yang tengah berkembang di bidang animasi, coding dan pengembangan gim.
Dengan kepemimpinan yang berlanjut, ia menargetkan peningkatan prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 serta turnamen esports internasional.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ini Lokasi Jatuhnya Pendaki Asal Brazil di Gunung Rinjani
-
Jakarta Architecture Festival Akan Ramaikan Blok M
-
Piala Dunia Esports FFWS Global Finals 2025 Segera Hadir di Jakarta
-
Persija Tambah Amunisi Asing Datangkan Fabio Calonego
-
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik dalam Uji Coba Pertama Tahun 2026.
-
Demi Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub Tekankan Pentingnya Integrasi Data Angkutan Umum dan Angkutan Barang
-
Satgas Gabungan TNI Lumpuhkan Dua Anggota OPM dan Amankan Dokumen Penting
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.