Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jordi Cryuff dan Perannya sebagai Penasihat Teknis Tim Nasional Indonesia

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 21:10 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kondisi ini tentunya sangat memungkinkan Total Football diterapkan di Indonesia yang notabene mulai dari tim nasional jenjang U-15 hingga senior sangat jarang mempunyai pemain jangkung seperti timnas Australia ataupun timnas yang berasal dari Eropa.

Jordi Cruyff mempunyai segudang pengalaman dalam beroperasi di "balik layar". Sebelum menandatangani keputusan dengan Indonesia, Jordi merupakan mantan Dirketur Olahraga Barcelona di era Presiden Joan Laporta mulai 1 Juli 2022 hingga 30 Juni 2023.

Di era tersebut, Barcelona yang memasuki masa krisis moneter mampu berangsur pulih lewat kebijakan yang krusial terutama dengan mengorbitkan pemain-pemain akademi dan lebih jeli memanfaatkan situasi di bursa transfer dengan mendatangkan pemain papan atas secara gratis.

Di masa ini Barcelona mendatangkan nama-nama seperti Robert Lewandowski (Bayern Muenchen), Jules Kounde (Sevilla), Raphinha (Leeds United), Pablo Torre (Racing Santander) hingga Franck Kessie (AC Milan) dalam bursa transfer.

Selain itu di masa ini pemain-pemain seperti Lamine Yamal, Marc Guiu, Marc Casado, dan Pau Prim diorbitkan masuk skuad utama.

Sebelum mengemban peran tersebut, Jordi juga sempat menjadi Direktur Olahraga Barcelona di musim 2021-2022.

Strategi jangka pendek dan jangka panjang yang dilakukan semasa Jordi masih berada di Barcelona nyatanya mampu membawa klub asal Catalan tersebut tetap bersaing di papan atas Liga Spanyol.

Puncaknya terjadi pada musim 2022-2023, ketika Blaugrana mengamankan gelar juara Liga Spanyol untuk yang ke-27 kali sepanjang sejarah klub.

Jordi juga sempat menjadi Direktur Olahraga Tel Aviv (2017-2018) dan AEK Larnaca (2010-2012).

Dengan latar belakang dan segudang pengalaman di belakang layar yang sudah terbukti, kehadiran Jordi tentu diharapkan mampu membawa Garuda terbang lebih tinggi menuju level dunia dengan target utama yakni lolos ke Piala Dunia 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.