Warga Australia Diminta Bersiap Untuk Yang Terburuk

Sabtu, 08 Mar 2025, 02:40 WIB

GOLD COAST – Siklon tropis yang bergerak menuju pantai timur Australia yang angin kencangnya bisa menumbangkan kabel listrik pada Jumat (7/3), telah memicu perintah evakuasi dan menyebabkan lebih dari 50.000 rumah tanpa listrik.

Siklon Tropis Alfred berada 165 kilometer di sebelah timur Kota Brisbane pada Jumat pagi, merayap menuju garis pantai yang padat penduduk dengan kecepatan lambat, kata prakiraan pemerintah.

Ket. Foto: Sebuah perahu layar terhempas ke karang di tepi pantai setelah gelombang besar yang ditimbulkan oleh siklon tropis Alfred menghantam ujung selatan Gold Coast di Negara bagian Queensland pada Jumat (7/3). — Sumber: AFP/David GRAY

Sekitar empat juta orang berada di jalur gerak siklon ini di sepanjang garis pantai sepanjang 400 kilometer yang membentang di perbatasan Negara Bagian Queensland dan New South Wales. Ini adalah wilayah yang jarang dilanda topan sudah lebih dari 50 tahun sejak siklon tropis menerjang daratan di bagian Queensland tersebut.

Lebih dari 50.000 rumah tidak memiliki aliran listrik pada Jumat pagi karena angin kencang yang merusak kabel listrik, kata pejabat dan perusahaan pekerjaan umum.

Perdana Menteri Queensland, David Crisafulli, mengatakan badai tersebut sudah memberikan dampak yang dahsyat, dan memperingatkan bahwa kondisi akan semakin buruk saat Alfred mendekati daratan pada Jumat malam atau Sabtu (8/3) dini hari.

“Kami telah mengeluarkan perintah evakuasi untuk sekitar 10.000 orang di wilayah sungai utara yang rawan banjir di New South Wales,” lapor pejabat tanggap darurat Australia seraya menerangkan adanya kekhawatiran khusus bagi Kota Lismore, yang dilanda banjir setinggi 14 meter setelah hujan lebat pada tahun 2022.

Banyak warga telah menghabiskan tiga hari terakhir memperkuat rumah mereka dengan karung pasir, mengikat perabotan yang longgar, serta menimbun makanan dan air.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan kawasan itu harus berharap yang terbaik tetapi bersiap untuk yang terburuk. "Saat alam menunjukkan sisi terburuknya, warga Australia berada dalam kondisi terbaiknya. Kami bersatu. Kami saling mendukung. Kami peduli terhadap tetangga kami," kata Albanese kepada wartawan.

Badai Pertama

Siklon Tropis Alfred kemungkinan akan melintasi kawasan pantai Sabtu dini hari, kata Biro Meteorologi, meskipun lintasannya menjadi sulit diprediksi. Badai tersebut diperkirakan mencapai daratan sekitar 60 kilometer di utara Brisbane.

“Hujan deras, hembusan angin yang merusak dan pasang surut yang luar biasa tinggi, akan menghantam pantai saat badai tersebut merayap mendekat,” kata biro tersebut.

Lebih dari 900 sekolah di seluruh Negara Bagian Queensland dan wilayah tetangga di utara New South Wales ditutup pada Jumat, kata pejabat departemen pendidikan.

Meskipun siklon umum terjadi di perairan tropis hangat yang melanda sisi utara Australia, siklon lebih jarang terbentuk di perairan yang lebih dingin di selatan. Alfred akan menjadi badai pertama yang menerjang daratan di wilayah Australia itu sejak 1974, kata Biro Meteorologi.

Para peneliti sebelumnya telah berulang kali memperingatkan bahwa perubahan iklim memperkuat risiko bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, dan angin topan. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.