IHSG Menguat 5,83 Persen Sepekan Ini
- IHSG
- Bursa Saham
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berkinerja hijau sepekan ini, berbalik dari catatan pada pekan sebelumnya. Sentimen global sepekan ini relatif kondusif, meskipun sempat diwarnai ancaman balasan soal tarif dari Tiongkok kepada produk asal Amerika Serikat (AS).

Ket.
Doc: ISTIMEWA
Sepanjang 3-7 Maret 2025, IHSG menguat 365,4 poin atau sekitar 5,83 persen. Sebagai perbandingan, pada 24-28 Februari 2025, IHSG terkoreksi 532,4 poin atau minus 7,83 persen.
Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (7/3) sore, ditutup menguat 18,15 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.636,00, di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.
“Presiden Trump mengumumkan semua jenis barang impor asal Meksiko yang tercakup dalam United States-Mexico-Canada Trade Agreement (USMCA), penerus dari pakta perdagangan NAFTA yang dinegosiasikan oleh Pemerintahan Trump pertama, tidak akan dikenai bea masuk selama satu bulan,” sebut Tim Riset Phillips Sekuritas Indonesia dalam kajiannya di Jakarta.
Trump kemudian mengklarifikasi bahwa barang-barang USMCA dari Kanada juga akan tercakup dalam pengecualian selama satu bulan.
Dari Eropa, bank sentral Eropa (ECB) menurunkan tiga suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), masing-masing Deposit Facility Rate menjadi 2.50 persen, Main Refinancing Rate menjadi 2.65 persen dan Marginal Lending Rate menjadi 2.90 persen.