Koran-jakarta.com || Jum'at, 07 Mar 2025, 01:10 WIB

Trump: Ukraina Siap Datang ke Meja Perundingan Sesegera Mungkin

  • konflik Russia-Ukraina

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (4/3) mengatakan telah menerima surat dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang mengatakan Kyiv siap melakukan perundingan damai sesegera mungkin.

Trump: Ukraina Siap Datang ke Meja Perundingan Sesegera Mungkin

Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Doc: Jim WATSON/AFP Trump: Ukraina Siap Datang ke Meja Perundingan Sesegera Mungkin

Surat penting dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy itu diterima sebelumnya pada hari yang sama, kata Trump saat berpidato di hadapan sidang gabungan Kongres, seraya mengutip sebagian isi surat tersebut.

“Ukraina siap untuk datang ke meja perundingan sesegera mungkin demi mewujudkan perdamaian yang langgeng,” kutip Trump.

Presiden Trump pun menunjukkan ekspresi yang menghargai surat yang dikirim Zelenskyy tersebut. Trump pun menyampaikan bahwa secara bersamaan telah melakukan diskusi serius dengan Russia dan menerima sinyal kuat bahwa mereka siap untuk berdamai.

Sementara itu CBS News seperti dikutip dari Antara pada Rabu (5/3) melaporkan Presiden Donald Trump kini mengincar kesepakatan mineral yang “lebih besar dan lebih baik” dengan Ukraina sehingga ketentuan-ketentuannya bisa berubah.

Pejabat dalam pemerintahan Trump kepada CBS mengatakan bahwa hingga Selasa sore, kesepakatan tersebut belum difinalisasi.

Perundingan antara Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Washington berantakan, Jumat lalu, setelah keduanya terlibat adu mulut di depan para wartawan di Ruang Oval.

Zelenskyy dikritik atas dugaan kurangnya rasa terima kasih terhadap bantuan AS serta sikapnya yang dianggap tidak hormat selama berada di Gedung Putih. Zelenskyy diminta meninggalkan pertemuan, meskipun delegasi Ukraina dikabarkan memohon agar pembicaraan dilanjutkan.

Pertemuan tersebut awalnya direncanakan untuk menandatangani kesepakatan terkait mineral langka serta menggelar konferensi pers bersama. Namun, Trump membatalkan penandatanganan perjanjian yang sebelumnya telah disetujui oleh pemerintah Ukraina seraya menyatakan bahwa Zelenskyy tidak akan diterima kembali di Gedung Putih hingga ia siap untuk berdamai.

Zelenskyy, Selasa, menyampaikan penyesalannya atas kegagalan pertemuan dengan Trump di Gedung Putih dan menyatakan kesediaannya untuk kembali ke meja perundingan secepatnya.

Hentikan Semua Bantuan

Setelah kegagalan pertemuan pekan lalu, AS menghentikan semua bantuan militer ke Ukraina sejak Senin (3/3) malam.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan perintah untuk menghentikan semua bantuan ke Ukraina disampaikan DOD (Departemen Pertahanan), termasuk bantuan yang sedang dalam perjalanan pada Senin (3/3) waktu setempat. Namun demikiab, dia menolak mengomentari laporan bahwa AS juga berhenti memberikan informasi intelijen kepada Ukraina.

Tim Redaksi:
S
V

Like, Comment, or Share:

Tulisan Lainnya dari Selocahyo Basoeki Utomo S

Artikel Terkait