Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Diminta Berikan Respons Cepat Akan Cuaca Ekstrem dalam Beberapa Hari ke Depan

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 03:03 WIB | Oleh:
Pemda Diminta Berikan Respons Cepat Akan Cuaca Ekstrem dalam Beberapa Hari ke Depan Doc: Istimewa

BMKG meminta Pemda merespons secara cepat terkait peringatan dini cuaca ekstrem yang akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta respons cepat dari pemerintah daerah (pemda) dalam menindaklanjuti peringatan dini cuaca ekstrem. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan, dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem telah terjadi di sejumlah wilayah.

1741102094_3bbdaadf1bd341c9ee8f.jpg

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.

“BMKG telah secara aktif memberikan informasi cuaca terkini, namun kesiapan daerah dalam merespons peringatan dini masih perlu ditingkatkan guna mengurangi dampak bencana yang dapat mengancam keselamatan masyarakat,” ujar Dwikorita, dalam keterangan resminya, Selasa (4/3).

Dia menjelaskan, peran serta pemerintah daerah dalam mitigasi bencana sangat krusial, terutama dalam memastikan langkah antisipatif di lapangan. Menurutnya, kecepatan dan kesiapan dalam merespons peringatan dini cuaca ekstrem sangat menentukan upaya mitigasi risiko, baik dari segi korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Efektivitas peringatan dini ini sangat bergantung pada kesiapan daerah dalam meresponsnya dengan langkah konkret,” jelasnya.

Dwikorita memahami, bahwa banyak daerah saat ini dipimpin oleh kepala daerah baru yang mungkin masih dalam proses adaptasi dengan perangkat di bawahnya. Pihaknya siap memberikan pendampingan lebih lanjut, agar pemahaman terhadap sistem peringatan dini semakin optimal dan dapat diterjemahkan ke dalam tindakan mitigasi yang efektif.

“Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, BMKG, dan masyarakat, diharapkan dampak dari bencana akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” katanya.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyampaikan bahwa BMKG memprediksi dalam periode 4 - 11 Maret 2025, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di bagian barat dan Kepulauan Papua. Gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Low Frequency, dan Kelvin diprediksi tetap aktif di sebagian besar Sumatra, Jawa bagian Barat, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta Kepulauan Papua yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan dengan intensitas bervariasi di wilayah-wilayah tersebut.

Dia menjelaskan, saat ini terjadi labilitas atmosfer yang berperan dalam mendukung proses pembentukan awan hujan, terutama pada siang hingga sore atau malam hari. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat, angin kencang, hingga kemungkinan banjir di daerah rawan.

Dampak Banjir

Pemerintah akan mengoperasikan modifikasi cuaca di daerah Jabodetabek. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan, langkah tersebut sebagai bagian dari mempercepat penanganan dampak banjir yang melanda kawasan Jabodetabek di awal Maret 2025.

“Kami tadi sudah putuskan untuk melanjutkan operasi modifikasi cuaca dalam beberapa hari ke depan untuk mengurangi curah hujan di wilayah terdampak. Jadi kita turunkan mendung di daerah laut, di pantai, supaya tidak turun di daerah kawasan terdampak,” ujar Pratikno, usai Rapat Koordinasi Penanganan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi secara daring, Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Dua Kapal Tanker Minyak Diserang di Selat Hormuz

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.