Dukung Ekosistem Berkelanjutan, IAS InJourney Green Tanam Mangrove Di Makassar
Rabu, 05 Mar 2025, 20:10 WIBJAKARTA â Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation Services (IAS) sebagai bagian dari InJourney Group, melaksanakan program InJourney Green melalui penanaman pohon mangrove di Kawasan Pesisir Pantai Untia, Kota Makassar.
Hal ini merupakan bagian dari target besar penanaman 27.850 pohon oleh seluruh anak usaha InJourney hingga akhir tahun 2025.
Direktur Human Capital IAS, Israwadi menyampaikan kegiatan ini menegaskan komitmen InJourney Group dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui rehabilitasi ekosistem pesisir.
Dengan penanaman 2.100 pohon mangrove di Pantai Untia, Makassar, program ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi abrasi dan menyerap emisi karbon, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove.
âKolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan mitra strategis diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program ini serta membuka peluang replikasi di lokasi lain," kata Israwadi, dalam keterangan terangan tertulis, kemarin.
Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya IAS untuk tidak hanya menjadi pemimpin dalam industri aviation services, tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli terhadap lingkungan dan masa depan yang lebih hijau
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar, Kepala Kantor Bea dan Cukai Type Madya Pabean B Makassar, Direktur Human Capital IAS, General Manager Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar PT Angkasa Pura Indonesia, dan General Manager Bandar Udara Internasional Sultan Hasanudin Makassar Airnav Indonesia.
InJourney Green merupakan gerakan kolektif seluruh anggota InJourney Group dalam membangun ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan, selaras dengan visi Indonesia menuju Net Zero Carbon pada tahun 2060 dan Zero Waste pada tahun 2050.
Program ini mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), poin 14 (Ekosistem Laut), dan poin 15 (Ekosistem Darat). Kegiatan akan berlangsung di seluruh area operasional InJourney dan destinasi wisata yang dikelola dari tahun 2024 hingga 2027.
IAS terus berkomitmen untuk aktif dalam penerapan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan focus pada pendidikan berkualitas, peningkatan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
- InJourney Aviation Services (IAS)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Doa Bersama Tokoh Lintas Agama di Riau untuk Saudara yang Terdampak Bencana di Sumatera
-
Pemprov Kepri Optimalkan Bandara RHF, Targetkan Pasar Wisata Asia untuk Genjot Pariwisata
-
Kupas Tuntas Tantangan Ekonomi Global, IAS Gelar Sharing Session ‘Global Economic Outlook 2025’
-
Dukung Kelancaran Mudik, IAS Buka Posko Gabungan Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.