Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Rekayasa Lalin Akibat Banjir

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 15:32 WIB | Oleh:
Polisi Rekayasa Lalin Akibat Banjir Doc: ist
Ket. banjir puri indah

JAKARTA - Jam 05.30 WIB di lampu lintas Pasar Puri belum banjir. Tetapi setelah pukul 07.00 WIB, sudah banjir. “Untuk memperlancar warga yang mau berangkat kerja dilakukan rekayasa lalu lintas," ucap Kanit Lantas Mapolsek Kembangan AKP Karta di lokasi, Selasa.

Karta menyebut bahwa pengendara dari arah Kebon Jeruk atau Joglo yang melintasi Jalan Pesanggrahan diarahkan menuju Kantor Wali Kota Jakarta Barat melalui Jalan Puri Indah.

"Kemudian yang dari Wali Kota melintas TL Pasar Puri, yang akan mengarah ke arah Kedoya, sudah kita lakukan penutupan," ucap Karta.

Penutupan akses jalan itu mempertimbangkan ketinggian air yang sudah mencapai lebih dari 30 sentimeter akibat luapan Kali Pesanggrahan tersebut.

"Tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun kendaraan kecil," ujar Karta. Rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan kepolisian hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kita lihat nanti situasinya. Kalau memang ketinggian air sudah mulai surut dan kendaraan roda dua sudah bebas untuk melintas, kemudian pengalihan baru kita normalkan kembali," ujar dia.

Lebih lanjut, ucap Karta, sejumlah pengendara dari arah kantor Wali Kota ternyata bersikukuh melintasi persimpangan Pasar Puri, sehingga mesin kendaraan mereka dimasuki air hingga mogok.

"Kita sudah lakukan imbauan, edukasi sama pengendara roda dua, karena ketinggian air cukup tinggi. Jadi, kita khawatirkan mogok, tapi memang pengendara sudah tidak sabar, tetap ingin melintas, kita tidak bisa melarang," ujar Karta.

Alhasil, warga dan petugas dari instansi lainnya mendorong kendaraan-kendaraan yang mogok menuju trotoar Jalan Pesanggrahan.

"Terutama roda dua, karena ini airnya cukup tinggi, selutut seorang dewasa. Kalau memang mogok, kita bantu, kita dorong, kita pinggirkan," imbuh Karta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Daerah
Ornamen Bendera Merah Putih...
Nasional
Warga Hadapi Paparan Debu A...
Ekonomi
BTN dan BRIN Bangun Kolabor...
Megapolitan
 Heboh, Gedung Bapenda DKI ...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.