Polisi Rekayasa Lalin Akibat Banjir
- Banjir
JAKARTA - Jam 05.30 WIB di lampu lintas Pasar Puri belum banjir. Tetapi setelah pukul 07.00 WIB, sudah banjir. “Untuk memperlancar warga yang mau berangkat kerja dilakukan rekayasa lalu lintas," ucap Kanit Lantas Mapolsek Kembangan AKP Karta di lokasi, Selasa.

Ket. banjir puri indah
Doc: ist
Karta menyebut bahwa pengendara dari arah Kebon Jeruk atau Joglo yang melintasi Jalan Pesanggrahan diarahkan menuju Kantor Wali Kota Jakarta Barat melalui Jalan Puri Indah.
"Kemudian yang dari Wali Kota melintas TL Pasar Puri, yang akan mengarah ke arah Kedoya, sudah kita lakukan penutupan," ucap Karta.
Penutupan akses jalan itu mempertimbangkan ketinggian air yang sudah mencapai lebih dari 30 sentimeter akibat luapan Kali Pesanggrahan tersebut.
Anda mungkin tertarik:
"Tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun kendaraan kecil," ujar Karta. Rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan kepolisian hingga waktu yang belum ditentukan.
"Kita lihat nanti situasinya. Kalau memang ketinggian air sudah mulai surut dan kendaraan roda dua sudah bebas untuk melintas, kemudian pengalihan baru kita normalkan kembali," ujar dia.
Lebih lanjut, ucap Karta, sejumlah pengendara dari arah kantor Wali Kota ternyata bersikukuh melintasi persimpangan Pasar Puri, sehingga mesin kendaraan mereka dimasuki air hingga mogok.
"Kita sudah lakukan imbauan, edukasi sama pengendara roda dua, karena ketinggian air cukup tinggi. Jadi, kita khawatirkan mogok, tapi memang pengendara sudah tidak sabar, tetap ingin melintas, kita tidak bisa melarang," ujar Karta.
Alhasil, warga dan petugas dari instansi lainnya mendorong kendaraan-kendaraan yang mogok menuju trotoar Jalan Pesanggrahan.
"Terutama roda dua, karena ini airnya cukup tinggi, selutut seorang dewasa. Kalau memang mogok, kita bantu, kita dorong, kita pinggirkan," imbuh Karta.