- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gantikan Visa Investor, Tr...
Gantikan Visa Investor, Trump Tawarkan 'Kartu Emas' Senilai Rp82 Miliar bagi Warga Asing Kaya
Sabtu, 01 Mar 2025, 15:00 WIBJAKARTA - Presiden Trump pada Selasa (25/2) lalu meluncurkan jalur baru menuju status penduduk tetap, "kartu emas", yang ditujukan bagi warga negara asing kaya yang bersedia membayar 5 juta dollar atau Rp82 miliar untuk mendapatkan hak tinggal di AS.
Istilah tersebut merupakan plesetan dari kartu hijau (green card) , yang secara resmi dikenal sebagai kartu penduduk tetap, yang mengizinkan warga negara non-AS untuk tinggal dan bekerja secara permanen di AS.
Kartu hijau paling sering diberikan kepada orang asing yang menikah dengan warga negara AS atau mereka yang menerimanya melalui pemberi kerja mereka, dengan proses terakhir memakan waktu rata-rata tiga tahun untuk diselesaikan, menurut Cato Institute.
Menurut laporan CBS News, program baru ini muncul saat pemerintahan Trump berupaya mengubah aturan negara tentang siapa saja yang secara sah dapat tinggal, bekerja, dan memperoleh kewarganegaraan di AS.
Perubahan tersebut mencakup pengetatan pembatasan pada berbagai jenis imigrasi di AS dan upaya untuk mengakhiri kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, hak kewarganegaraan yang dilindungi konstitusi bagi siapa pun yang lahir di tanah AS.
AS telah membuka pintu bagi warga negara non-AS yang kaya yang ingin mendapatkan tempat tinggal melalui visa EB-5. Namun, program yang diluncurkan pada tahun 1990 tersebut telah lama disebut-sebut berpotensi disalahgunakan, termasuk satu kasus menonjol dari hampir satu dekade lalu yang melibatkan pemilik resor ski Vermont yang menggelapkan jutaan dollar dari investor asing yang berharap memperoleh visa melalui program tersebut.
Namun, baik kartu emas baru maupun program EB-5 memiliki tujuan yang sama: Menarik modal asing dengan mengizinkan warga negara non-kaya untuk membayar sejumlah uang sebagai imbalan atas visa tinggal AS.Â
"Ini akan menjadi jalur menuju kewarganegaraan, dan orang-orang kaya akan datang ke negara kita dengan membeli kartu ini, mereka akan menjadi kaya, dan mereka akan sukses dan mereka akan menghabiskan banyak uang dan membayar banyak pajak dan mempekerjakan banyak orang," kata Trump, Selasa.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.