Potensial untuk Investasi, Lombok Timur Jadi Kawasan Strategis Nasional

Sabtu, 01 Mar 2025, 14:15 WIB

MATARAM - Kecamatan Sembalun dan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dijadikan sebagai kawasan strategis nasional, karena memiliki banyak potensi untuk dijadikan sebagai tempat berinvestasi.

"Di 2025 ini dua kecamatan di Kabupaten Lombok Timur ditetapkan sebagai daerah prioritas strategis nasional," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Lombok Timur Husnul Basri di Lombok Timur, Sabtu (1/3).

Ket. Foto: Seorang wisatawan di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi NTB. — Sumber: ANTARA\

Ia mengatakan, pemerintah pusat telah menyusun peta peluang investasi semua daerah, termasuk di antaranya Kecamatan Sembalun dan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur ditetapkan sebagai daerah strategis nasional.

"Yang menjadi sasaran investasi di dua Kecamatan Sembalun bidang jasa transportasi pariwisata. Sedangkan untuk wilayah Sambalia di bidang energi dan sumber daya mineral serta tambak," katanya.

Menurut Husnul, peta peluang investasi yang telah dibuat tersebut, akan dijadikan sarana untuk memberikan informasi dan data yang akurat kepada investor terkait peluang investasi.

"Keberadaan peta dan data itu, memberikan kepastian bagi investor, termasuk mengetahui permasalahan lahan, karena permasalahan lahan selama ini kerap menjadi permasalahan bagi investor," katanya.

"Lombok Timur sejak lama telah memberikan peluang bagi investor untuk berinvestasi, sehingga pemerintah membuatkan peta wilayah investasi bagi daerah daerah," katanya.

Terkait tata ruang, Husnul mengatakan di Lombok Timur hanya dua kecamatan yang memiliki tata ruang wilayah yaitu Kecamatan Pringgabaya dan Kecamatan Sambelia.

"Manfaat dari investasi ini untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak, termasuk juga akan banyak menyerap tenaga kerja lokal dan perekonomian masyarakat makin hidup," katanya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendukung seperti peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung lainnya.

"Untuk menarik minat para investor, sebagai daerah strategis nasional, ke depan sarana infrastruktur akan ditingkatkan," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Gubernur BI Perlu Perkuat Independensi dan Koordinasi

Formula 1: Hamilton Akui Pesan Sarkastis di Radio Tak Mencerminkan Dirinya yang Terbaik

Joao Fonseca Mundur dari US Open karena Cedera Perut

Roger Federer Akhirnya Kembali ke Flushing Meadows untuk Perpisahan yang Tertunda di US Open

Museum KH Noer Ali Digagas Jadi Pusat Edukasi Sejarah Bekasi

Debut Manis Morgan Rogers di Chelsea, Cetak Gol tapi Akui Belum Maksimal

Tottenham Resmi Datangkan Savinho dari Manchester City, Nilai Transfer Capai 2,05 Triliun Rupiah

Review Batman: Knightfall Part 1, Ketika Batman Dihancurkan dari Dalam

Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas

Zero ODOL Berlaku 2027, Pelanggar Siap Didenda

Misi Rahasia? C-17 Globemaster Angkatan Udara AS Mendarat di Moskow, Kremlin: Kami Tak Punya Informasi

Joe Taslim Dirumorkan Jadi Mister Negative di Film Spider-Man Berikutnya

Sydney Sweeney Tantang Tom Cruise Lewat Aksi Wing-Walking ala Mission: Impossible

Bukan sekadar Kain Hiasan, Wastra Ecoprint Flora Benuanta, Rekam Jejak Keanekaragaman Hayati Kalimantan, Sebuah Keindahan Tanpa Duplikat

Karya Kreatif Indonesia 2026: UMKM Jambi Binaan BI Raup Penjualan Rp675,87 Juta

Dorong Keberlanjutan Sektor Bangunan, Schneider Electric Kampanyekan Teknologi Berbasis Data

PLTS 100 GWp Hemat APBN Rp73 Triliun per Tahun dan Ciptakan 5,5 Juta Lapangan Kerja

Kolaka Jadi Lumbung Padi Sultra, Pemkab Siapkan Lahan untuk RMU

Konflik Sudan Selatan Memanas, Dua Personel Perdamaian PBB Asal Ethiopia Tewas Ditembak

Seolah Tak Pernah Padam, Horor Wabah Ebola Kongo Tembus 5.500 Kasus

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.