Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danantara Diluncurkan, Dewan Pengawas Bisa Berperan Sebagai Mitra

📅 Senin, 24 Feb 2025, 10:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara Diluncurkan, Dewan Pengawas Bisa Berperan Sebagai Mitra Doc: ANTARA
Ket. Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Jl RP Soeroso, Menteng, Jakarta.

JAKARTA - Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menyampaikan dewan pengawas (dewas) hingga komite audit dapat diposisikan sebagai mitra yang setara dan bukan sebagai pelengkap dalam struktur kepengurusan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Ia merekomendasikan untuk mengisi posisi-posisi tersebut dengan sosok-sosok yang profesional, berintegritas, dan nonpolitis.

"Merit system wajib diterapkan dalam memilih sosok terbaik untuk menjalankan organisasi. Manfaatkan Indonesia yang luas, yang penuh dengan sosok kredibel, profesional, dan berintegritas, sebagai sumber kader. Jika perlu, rekrut expat (ekspatriat) terbaik untuk ikut memajukan Danantara/ BUMN," ujar Wijayanto di Jakarta, Senin (24/2).

Ia melanjutkan mekanisme eksternal dibangun dengan mengedepankan transparansi, termasuk dalam pemilihan sosok-sosok kunci, penyusunan regulasi, serta pengambilan keputusan strategis.

"Biarkan rakyat, media, dan civil society ikut mengawasi," ujar Wijayanto.

Menurutnya, membangun good corporate governance (GCG) terbaik merupakan satu-satunya jalan untuk mengantisipasi ekosistem berusaha yang buruk dan menghindari perilaku abuse terhadap BUMN oleh kepentingan kelompok tertentu.

Sementara itu, pengamat BUMN Toto Pranoto meminta BPI Danantara dipimpin oleh tokoh- tokoh profesional, yang memiliki integritas, serta tokoh tersebut diterima oleh pasar maupun publik dengan baik.

"Sehingga, tidak menimbulkan sentimen negatif di market," ujar Toto.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin pukul 10.00 WIB.

Danantara, yang akan menjadi sovereign wealth fund Indonesia itu, disebut akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal mencapai 20 miliar dolar AS.

Dalam strukturnya, akan terdapat dewan pengawas (dewas) dan juga dewan penasihat yang akan ditunjuk langsung Presiden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Nasional
Seniman Prancis Gelar Pelat...
Luar Negeri
Ribuan Orang Berunjuk Rasa ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.