Upaya Keras Menarik Kaum Muda Mengunjungi Museum

Senin, 10 Feb 2025, 01:05 WIB

Berbagai cara dilakukan pengelola dalam upaya menarik rakyat agar mau berkunjung ke museum. Salah satu yang bakal ditempuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta adalah memperbanyak museum berteknologi imersif.

Teknologi imersif membuat pengunjung seolah-olah berada di lingkungan dan situasi nyata. Langkah ini ditempuh sebagai upaya pengembangan dan pengelolaan museum yang inovatif. Teknologi imersif sebelumnya sudah disematkan di Museum Wayang Jalan Pintu Besar Utara Nomor 27, Jakarta Barat.

Ket. Foto: Pengunjung menjajal teknologi imersif di Museum Wayang, Jakarta, Jumat (24/1). — Sumber: ANTARA/Muhammad Ramdan

Kemudian ada juga di Museum Joang’45 Jalan Menteng Raya Nomor 31, Jakarta Pusat yang mendapat animo positif dari pengunjung. “Sebentar lagi kami terapkan di Museum Sejarah Jakarta dan Museum Bahari akhir tahun,” kata Ketua Subkelompok Sejarah dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Jakarta, Bayu Niti Permana.

Penambahan teknologi dan pengalaman imersif diharapkan mampu membawa lebih banyak pengunjung muda, yang juga menjadi ujung tombak pelestarian budaya bangsa. “Teknologi imersif di Museum Joang 45 sudah on going sejak 7 Januari. Untuk layarnya hanya empat bidang, keliling 360, tapi untuk lantai tidak,” ujar Bayu.

Melalui teknologi imersif, pengelola mengajak pengunjung belajar sejarah kemerdekaan Indonesia. Sedangkan untuk Museum Wayang, ruang imersif dilengkapi area super hologram, ruang imersif 360, permainan interaktif. Selain itu, tata pamer museum dibuat baru dengan menampilkan vitrin (lemari kaca) yang minimalis. Ada juga fokus utama pada koleksi yang berpadu dengan keindahan bangunan cagar budaya.

Hal lainnya yang telah ditempuh pengelola terdapat digital wayfinder (petunjuk navigasi), peta persebaran wayang, silsilah wayang, lini masa perkembangan wayang, dan permainan gamelan. Ada juga papan informasi digital guna menambah pengalaman kunjungan di Museum Wayang. Adapun peresmian wajah baru Museum Wayang dilaksanakan Jumat (24/1) lalu.

Pemprov mengatur tata pamer koleksi di museum agar menjadi lebih ramah pengunjung sekaligus menghilangkan kesan kuno pada gedung yang sebagian merupakan cagar budaya tersebut. “Beberapa museum sekarang itu tata pamernya harus lebih friendly, bersahabat. Jadi masuk museum tuh tidak seperti masuk rumah kuno,” ujar Bayu.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyatakan pemerintah berkomitmen dalam mendukung perkembangan industri galeri dan museum, khususnya melalui percepatan regulasi yang lebih fleksibel. “Pemerintah akan berupaya membantu dengan berkoordinasi Bea Cukai untuk menyederhanakan prosedur ekspor dan impor karya seni,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mencari solusi terkait pembiayaan agar industri seni dapat berkembang lebih optimal. Dalam pertemuannya dengan Asosiasi Galeri Seni Rupa Indonesia (AGSI), Irene membahas tantangan dalam pengelolaan galeri dan museum. Salah satu kendala utamanya adalah proses ekspor dan impor karya seni yang masih terhambat birokrasi.

Lebih lanjut, Wamenparekraf mendorong pelaku industri seni rupa untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang disediakan pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat dan koperasi. Program ini diharapkan dapat membantu pengelola galeri dalam mengatasi kendala modal.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perjalanan Rahasia 8 Jam Direktur CIA John Ratcliffe ke Moskow, Pertemuan Soal Ukraina?

Karhutla di Tegal Arum dan Guntung Damar Ancam Lahan Sayur Warga.

Menaker Bawa Agenda Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja ke Forum ASEAN.

Serena Williams dan Carlos Alcaraz Tersingkir di Perempat Final Ganda Campuran US Open

Pemprov DKI Perluas Transplantasi Karang di Empat Pulau Kepulauan Seribu

PKL Dilarang Jualan di Bahu Jalan Kramat Jati, Pemkot Jaktim Bertindak Tegas!

Liga Champions: Gila! Celtic Buang Keunggulan 4 Gol, LASK Lakukan Comeback Fantastis

Peserta Muktamar NU Akan Menggunakan Kartu Berbasis Cip untuk Akses ke Arena

100 CCTV Dipasang di Sekitar Lokasi Muktamar NU Ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas

Permintaan Tinggi Disertani Mahalnya Pakan, Kerek Harga Ayam di Temanggung

Berikut 14 Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek yang Tersedia pada Rabu (26/8)

UMKM Jayapura Terbantu Perayaan Festival Danau Sentani yang Jadi Magnet Turis

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Jakarta Cerah pada Rabu Pagi

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes Sabet Gelar Pemain Terbaik PFA Musim 2025/2026

Warga Jadikan Telur sebagai Lauk Alternatif di Tengah Kenaikan Harga Pangan

Supercar Listrik China Mulai Menggila, Bos Lamborghini Justru Beri Pernyataan Mengejutkan

Permintaan Tinggi, Harga Telur Pun Ikut Naik di Gorontalo

Produksi Kopi Terus Dikembangkan Pemkot Sawahlunto

Kemarau Panjang Ancam 800 Ha Tanaman Padi di Tanah Bumbu, Kalsel

Bangkalan dan Probolinggo Repot Air Bersih, Pemkab Mulai Menyalurkan Bantuan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.