Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Balai Besar TNBTS imbau wisatawan ke Bromo waspada cuaca ekstrem

📅 Senin, 10 Feb 2025, 16:50 WIB | Oleh:
Balai Besar TNBTS imbau wisatawan ke Bromo waspada cuaca ekstrem Doc: ANTARA/HO-Balai Besar TNBTS
Ket. Petugas gabungan melakukan pembersihan material longsor yang menurup jalur akses menuju Gunung Bromo, Senin (10/2/2025).

Malang, Jawa Timur, 10/2 - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengimbau wisatawan dengan tujuan ke Gunung Bromo via Kabupaten Malang dan Lumajang agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya tanah longsor akibat cuaca ekstrem saat ini.

"Pihak TNBTS mengimbau masyarakat yang akan melintas di jalur Malang-Lumajang untuk berhati-hati, mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem terutama pada saat kondisi hujan deras," kata Ketua Tim Data Evaluasi Kehumasan Balai Besar TNBTS, Hendra Wisantara di Kota Malang, Jawa Timur, Senin.

Imbauan dari Balai Besar TNBTS menyusul terjadinya tanah longsor di jalur akses menuju Gunung Bromo hari ini.

Kejadian longsor itu menyebabkan jalur akses menuju Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang atau jalur ke Bromo, terputus. Kejadian tersebut juga berdampak pada tertutupnya dua jalan lain, yakni akses utama ke arah Gubuklakah dan jalan menuju Dusun Jarak Ijo.

"Saat ini akses ke Bromo dari arah Malang dan Lumajang maupun sebaliknya masih tertutup (material longsor)," ujarnya.

Hendra menjelaskan untuk jalur longsor yang berada di kawasan Desa Ngadas berangsur pulih dan mulai bisa dilintasi kendaraan roda dua, setelah sebelumnya dilakukan penanganan oleh petugas gabungan bersama masyarakat setempat.

Sedangkan untuk jalur lainnya masih dalam proses normalisasi setelah kejadian tanah longsor.

"Kondisi di titik pertama sudah ditangani dan sudah dapat dilewati kendaraan roda dua," kata dia.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan pelaku perjalanan wisata dan masyarakat setempat untuk terus memantau perkembangan penanganan tanah longsor itu.

"Kami ada di lokasi untuk memastikan akses jalan yang tertutup longsor sampai benar-benar bisa dilewati kendaraan kembali dan aman bagi pengguna jalan," ujar Hendra.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, menyatakan tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo berdampak pada putusnya jalur menuju Gunung Bromo via Kabupaten Malang, Senin.

Kejadian longsor itu berdampak pada tertutupnya akses jalan menuju Desa Ngadas yang merupakan jalur akses menuju Gunung Bromo.

Selain itu, kejadian tersebut turut menutup jalan utama ke arah Gubuklakah dan akses jalan utama yang mengarah ke Dusun Jarak Ijo.

Sadono menjelaskan peristiwa tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 11.06 WIB. Kejadian itu disebabkan hujan deras yang melanda wilayah setempat sejak Senin dini hari, pukul 02.30 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.