Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Pertanian Kudus data sawah tergenang banjir untuk ajukan klaim

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 21:30 WIB | Oleh:
Dinas Pertanian Kudus data sawah tergenang banjir untuk ajukan klaim Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Areal tanaman padi yang terdampak banjir.

Kudus, 07/2  - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan pendataan terhadap areal tanaman padi yang terdampak banjir untuk dilakukan berbagai upaya membantu meringankan beban petani.

"Untuk saat ini, tercatat ada 1.032,12 hektare yang terdampak banjir. Sedangkan akhir Januari 2025 luasannya baru 717 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus Didik Tri Prasetya, di Kudus, Jumat.

Areal tanaman padi yang terdampak banjir yang paling luas, kata dia, terdapat di Kecamatan Mejobo tersebar di 11 desa dengan luas areal keseluruhan 498 hektare.

Dari luas areal yang terdampak banjir tersebut, kata dia, sekitar 438,10 hektare di antaranya mengalami puso karena tergenang banjir terlalu lama.

"Ketika tanaman padi yang tergenang hingga tidak terlihat daunnya berlangsung lama, biasanya hanya bertahan selama tiga harian. Sedangkan, yang masih terlihat daunnya sehingga masih bisa terkena sinar matahari dan memungkinkan terjadi fotosintesis biasanya tahan dalam jangka lama," ujarnya.

Ratusan hektare padi puso tersebut, kata dia lagi, tersebar di 10 desa di Kecamatan Undaan dan Kaliwungu.

Untuk usia tanaman bervariasi, karena ada yang siap panen dan ada yang baru berusia 10 hari.

Sebagian tanaman padi yang puso didaftarkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), sehingga pihaknya segera mengajukan klaim atas kejadian tersebut. Sedangkan lainnya tentu akan diupayakan mendapatkan bantuan benih dari pemerintah pusat.

Tanaman padi puso yang mengikuti program AUTP sendiri, kata dia, untuk data sementara seluas 282,66 hektare, yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Undaan, Kaliwungu, dan Mejobo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...

Hitler Mussolini Terpilih sebagai Wali Kota di Peru

18 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Hitler Mussolini Terpilih s...
Megapolitan
Bunuh Pelaku, Polisi Brasil...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.