Rupiah Masih Tertekan Awal Pekan (3/2)
Senin, 03 Feb 2025, 11:35 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpoÂtensi melanjutkan tren pelemahan awal pekan ini. Investor diperkirakan makin cemas terhadap kebijakan pemerinÂtahan baru Amerika Serikat (AS).
Analis Doo Financial Futures Lukman Leong melihat pelalu pasar khawatir terhadap dimulainya kebijakan tarif impor oleh Prwsiden AS Donald Trump. Dia menambahÂkan dollar AS menguat berkat dukungan pernyataan hawkÂish The Fed dalam pertemuan FOMC dan ancaman tarif Trump kepada Meksiko dan Kanada.
Karenanya, Lukman memproyeksikan kurs rupiah terhaÂdap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (3/2), bergerak melemah di kisaran 16.250-16.400 ruÂpiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perÂdagangan, Jumat (31/1) sore, melemah 49 poin atau 0,30 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.305 rupiah per dollar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi persepsi pasar yang menilai Federal Reserve (The Fed) tiÂdak akan pangkas suku bunga untuk sementara waktu.
âPasar melihat Bank Sentral AS tidak akan memangÂkas suku bunga untuk sementara waktu karena potensi kenaikan inflasi akibat kebijakan kenaikan tarif impor Trump,â kata Ariston di Jakarta, Jumat pekan lalu.
Sejak Presiden AS Donald Trump terpilih, kebijakan tarif seringkali memberikan sentimen positif terhadap dollar AS dan mempengaruhi pelemahan rupiah.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
Berniat Segarkan Badan dari Panas Ekstrem, 10 Orang Justru Tewas Tenggelam di Jerman
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.