Dukung Asta Cita, Kajati Ponco Awasi Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah

Senin, 03 Feb 2025, 17:00 WIB

SEMARANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Ponco Hartanto meninjau langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG)di SMA Negeri 4 Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Senin (3/2). Pihaknya memastikan tidak ada penyimpangan dalam sebulan pelaksanaan program (MBG).

Kajati Ponco didampingi Asisten Intelijen (Asintel) Freddy Simanjuntak, Kabag TU Kejati Bambang Sunoto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Uswatun Hasanah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yunita Dyah Suminar, dan Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Kota Semarang, Wiwien Sri Winarni.

Ket. Foto: Kajati Jateng Ponco Hartanto didampingi Kepala Disdikbud Jateng Uswatun Hasanah, dan Kepala Dinkes Jateng Yunia D S saat memantau program MBG di SMAN 4 Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/2). — Sumber: KORAN JAKARTA/HENRI PELUPESSY

Ia menegaskan, pelaksanaan MBG terpantau aman, lancar, tepat sasaran mutu dan anggarannya. Hasil pengawasan dan pendampingan telah dilakukan selama satu bulan.

“Sebulan sudah dilaksanakan, berjalan dengan baik dan lancar. Kebutuhan gizi tadi ada sayur bening bayam, telur, pisang, dan tahun bakso khas Semarang,” ujarnya.

Melalui pendampingan ini, Ponco menjamin pendistribusian MBG benar-benar tepat sasaran. Hal itu sesuai Instruksi Presiden melalui Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) yang telah menugaskannya untuk mengawasi program unggulan pemerintah.

“Kami mengawal dan juga mendampingi makan bergizi gratis. Harapan kami, program ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Presiden dan Wakil Presiden,” ucapnya.

Ia menyebut, pendampingan penting dilakukan karena menyangkut anggaran yang luar biasa besar. Oleh karenanya, dia mengajak agar masyarakat turut serta mengawasi. Kajati Ponco mewanti-wanti mitra penyedia program MBG tidak main-main dengan anggaran.

Pasalnya, alokasi anggaran program ini sangatlah besar yakni mencapai 71 triliun rupiah. Dirinya menyebut jika tugas mengawasi dan mengawal program ini tidak hanya pihaknya saja selaku aparat penegak hukum, melain juga masyarakat.

“Saya harap masyarakat bersama juga turut mengawasi. Agar itu tadi program bisa tepat sasaran dan anggaran, karena anggaran besar. Harapan kami ayo bersama kita awasi supaya program MBG ini sesuai dengan aturan pemerintah, dan tidak ada penyimpangan. Ayo kita kawal, karena ini sangat membantu kebutuhan gizi para siswa sehingga Insya Allah prestasinya akan lebih baik dan meningkat,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yunita Dyah Suminar mengatakan evaluasi selama sebulan pelaksanaan MBG ini berjalan baik, tidak ada keluhan terkait menu, hingga jam makan. Utamanya, baginya gerakan program ini untuk makan bergizi, bukan sekedar kenyang.

Pihaknya,juga mengevaluasi keracunan yang pernah terjadi di Sukoharjo. Ia menyatakan, pada prinsipnya semua mitra penyedia harus waspada baik dari sisi pengolahannya termasuk cuci tangan terlebih dahulu, kemudian proses memasak, dan distribusinya. Bagi pengelola, lanjutnya, harus mengolah makanan dengan laik higienis dan sanitasi.

Sementara, Kepala SMA Negeri 4 Kota Semarang, Wiwien Sri Winarni mengaku senang dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan. Menurutnya, dengan evaluasi sebulan ini, pelaksanaan MBG semakin lama semakin baik.

“Waktunya semakin tepat, bahkan kadang lebih awal sudah datang. Ini (MBG) menyasar 792 siswa kelas X dan XI,” ujarnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.