Swasembada Pangan Berkelanjutan, Investasi Jangka Panjang bagi Indonesia
Kamis, 30 Jan 2025, 00:00 WIBJAKARTA - Swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah seharusnya berkelanjutan. Agar program itu bisa dan tetap akan terus berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri, dibutuhkan alokasi anggaran secara kontinu.
"Ketika menggelontorkan anggaran menurun, bahkan tidak ada, bagaimana kelanjutan program swasembada pangan," ujar pengamat pertanian Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori di Jakarta, Selasa (28/1).
Apalagi, kata Khudori, jika hanya berfokus kepada satu komoditas padi, maka juga berimplikasi pada komoditas lain. Menurutnya, ketika membutuhkan perhatian dengan anggaran yang cukup, tidak mudah mengalihkan hal itu.
Dia mencontohkan, saat ini wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kembali mengganas. Peternak perlu dibantu vaksin gratis atau yang terjangkau.
"Mestinya ada program penggantian ternak yang dipotong paksa atau dimusnahkan," ujarnya.
Meski begitu, dia menyoroti perlu adanya penjelasan secara detail apa yang dimaksud dengan swasembada pangan yang dicanangkan. Apakah secara umum atau per komoditas.
Namun, dia menilai apabila merujuk langkah-langkah yang dilakukan Kabinet Merah Putih, hal itu mengarah pada swasembada komoditas. "Makanya di tahun pertama ini fokus menekan impor empat komoditas mulai beras, jagung, gula dan garam," kata Khudori.
Selain itu, Khudori juga menyarankan agar pemerintah fokus dan mengoptimalkan penggarapan lahan di lokasi food estate (FE), seperti yang ada di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Di Ibadah Syukur Awal Tahun PGI, Menteri Ara Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Hunian untuk Korban Bencana
-
TNI AU Kerahkan Drone Bantu Evakuasi Korban Longsor Cisarua
-
Lindungi Kepentingan Nasional, RI Lanjutkan Proses Sengketa Minyak Sawit dengan Uni Eropa di WTO
-
APBD 2026 Tetap Kokoh Meski Dana Bagi Hasil Dipotong
-
Menhub: Keselamatan Penerbangan adalah Prioritas Strategi Pemerintah
-
Pertamina Halau Tongkang Hanyut, Hindari Insiden Laut
-
Mudik Gratis BUMN 2026: Jadwal, Moda Transportasi, dan Cara Daftar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.