BPBD Parigi Laporkan Tidak Ada Kerusakan Dampak Gempa Magnitudo 6,1
Rabu, 29 Jan 2025, 00:30 WIBPalu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan tidak ada kerusakan yang ditimbulkan dari gempa magnitudo 6,1 yang berpusat di kabupaten tersebut.
"Sejauh ini tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Meski begitu, kami tetap melakukan pemantauan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amiruddin dihubungi dari Palu, Selasa.
Ia mengemukakan meski tidak ada dampak yang ditimbulkan, masyarakat diminta tetap waspada dan tenang, serta jangan mudah terpancing dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Informasi kegempaan hanya dirilis BMKG, kemudian melalui pemerintah daerah (pemda) didistribusikan kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi resmi pemerintah," ujarnya.
Menurut informasi yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa magnitudo 6,1 mengguncang Parigi Moutong pada Selasa sekitar pukul 22.53 Wita dengan kedalaman 91 kilometer.
Gempa berpusat di darat 42 kilometer tenggara Parigi Moutong, tepatnya pada koordinat lokasi 0,53 Lintang Utara (LU) dan 121,18 Bujur Timur (BT).
Getaran gempa dirasakan dengan skala III MMI (Modified Mercalli Intensity)Â di Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo, Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Gorontalo Utara, II-III MMI di Bone Bolango dan IV MMI di Kabupaten Tolitoli.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang dapat terjadi.
BMKG juga terus memantau perkembangan dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika ada aktivitas susulan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
Secara geografis, Indonesia merupakan negara yang termasuk bagian dari lintasan The Pasific Ring of Fire (Cincin Api Pasifik), yaitu suatu lintasan dimana terdapat deretan gunung api, sehingga tidak mengherankan kalau negara yang dilewati cincin api ini terjadi gempa.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Percepat Transisi Energi, EESA Summit 2026 Jadi Jembatan Kolaborasi RI-Tiongkok
-
Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Pengadaan Alutsista Tak Ganggu Struktur APBN
-
Intip Uniknya Inovasi Imigrasi Banda Aceh: Buka Lapak Dokumen Luar Negeri Lewat Gaya Santai
-
Sikap China di Dewan Keamanan PBB Terkait Resolusi Selat Hormuz dan Konflik Iran 2026
-
Jadwal Event Jakarta April 2026: Lokasi Deep and Extreme Indonesia (DXI) dan Pameran IWA
-
Favorit Juara, Timnas Prancis Masih Mencari Bentuk Ideal
-
Masuk ke Taman Margasatwa Ragunan Gratis, Pengunjung Cukup Tunjukan KTP DKI Jakarta Saja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.