Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Erupsi Gunung Marapi Diiringi Hujan Abu Vulkanik

📅 Rabu, 22 Jan 2025, 22:43 WIB | Oleh:
Erupsi Gunung Marapi Diiringi Hujan Abu Vulkanik Doc: Antara

Padang - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi melaporkan erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), diiringi hujan abu vulkanik.

1737559315_aab8279d82fba89cad66.jpg

"Benar, terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 19.29 WIB yang diiringi dengan hujan abu vulkanik," kata Petugas PGA Gunung Marapi Teguh saat dihubungi di Padang, Rabu.

Berdasarkan catatan PGA letusan Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,7 milimeter, dengan durasi sekitar 30 detik.

Sejumlah warga di Nagari Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam juga melaporkan fenomena hujan abu vulkanik terjadi pascaletusan Gunung Marapi.

Sebelumnya pada pukul 11.07 WIB PGA setempat juga melaporkan erupsi Gunung Marapi namun ketinggian kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut. Dari catatan seismogram letusan ini memiliki amplitudo maksimum 28,8 milimeter dengan durasi sekitar 25 detik.

Sehari sebelumnya, Selasa (21/1) masyarakat yang bermukim di sekitar Gunung Marapi dikejutkan dengan dentuman keras erupsi Gunung Marapi pukul 22.47 WIB. Namun, ketinggian kolom abu tidak tercatat karena gunung tersebut tertutup kabut.

Saat ini Gunung Marapi berada pada status Level II atau Waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya masyarakat, pendaki atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Selain itu, PVMBG juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama pada saat musim hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.