Pemkab Kotim Atasi Kesulitan Nelayan Penuhi Keperluan Es

Senin, 20 Jan 2025, 16:40 WIB

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengatasi kendala yang selama ini dihadapi nelayan setempat, yaitu dengan membangun pabrik es balok untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan ikan hasil tangkapan.

"Dengan terpenuhinya kebutuhan es balok ini, mudah-mudahan nelayan kita dapat meningkatkan produksi karena hasil tangkapan bisa disimpan lebih lama," kata Bupati Kotim, Halikinnor, di Sampit, Senin (20/1).

Ket. Foto: Ilustrasi - Nelayan memuat es batu ke kapal untuk kebutuhan melaut. — Sumber: ANTARA

Pabrik es milik Pemkab itu berada di satu kawasan fasilitas lainnya di lokasi yang sama dengan pabrik Pakan Ikan Sijura, Dermaga Palingkau, serta instalasi air bersih untuk 59 sambungan baru, di Desa Sei Ijum Raya, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

Selama ini, nelayan terkendala dalam meningkatkan produksi. Salah satunya akibat terbatasnya produksi es balok di daerah ini, padahal es balok sangat dibutuhkan untuk menyimpan ikan hasil tangkapan di laut agar tetap segar saat dipasarkan.

Untuk mendapatkan es balok, nelayan harus antre berhari-hari. Kondisi ini tentu kurang menguntungkan karena banyak waktu terbuang, sehingga berdampak terhadap pendapatan nelayan jika waktu bisa dioptimalkan.

Hal inilah yang menjadi pemikiran Bupati Halikinnor sehingga memerintahkan Dinas Perikanan membangun pabrik es balok. Kini impian itu terwujud dan diharap membantu nelayan meningkatkan produksi sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan.

"Potensi perikanan kita masih cukup besar dan sangat prospektif bagi perekonomian masyarakat. Pembangunan pabrik es balok ini salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendukung optimalisasi sektor perikanan ini," ujar Halikinnor.

Kepala Dinas Perikanan Kotawaringin Timur, Ahmad Sarwo Oboy, mengatakan pabrik es Mentaya mampu memproduksi 200 balok per hari dengan berat setiap es balok mencapai 25 kilogram. Setiap es balok akan dijual 17.000 rupiah diterima di kapal nelayan.

Untuk pengembangan, Dinas Perikanan masih memerlukan dukungan dari bupati untuk pembangunan cold storage atau penyimpanan es balok kapasitas 10 ton, serta pembangunan jalan beton menuju pabrik.

"Untuk kualitas es balok, kalau penyimpanannya baik, dimasukkan dalam boks fiber atau kulkas bekas, biasanya di kapal nelayan tahan sampai tujuh hari," kata Ahmad Sarwo Oboy.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.