Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelibatan UMKM-Koperasi di Program Pemerintah Bantu Wujudkan Ekonomi 8 Persen

📅 Senin, 20 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelibatan UMKM-Koperasi di Program Pemerintah Bantu Wujudkan Ekonomi 8 Persen Doc: antara
Ket. Pada program makan bergizi gratis (MBG) dan program tiga juta rumah misalnya, dirinya mengakui kebijakan ini memang sudah seharusnya melibatkan pengusaha UMKM maupun pengembang kecil supaya bisa berjalan dengan optimal.

JAKARTA - Pelibatan pengusaha usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi dalam berbagai program pemerintah, bisa memacu pertumbuhan perekonomian yang ditargetkan, yakni 8 persen atau bahkan lebih.

"10 persen, 100 persen bisa (tumbuh), cuma kita butuh detail-nya," kata Pakar ekonomi sekaligus Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah di Jakarta, Jumat (17/1).

Dikatakan dia, pelibatan pengusaha mikro maupun koperasi sejatinya memang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meski demikian kementerian atau lembaga terkait mesti menyiapkan peta jalan (roadmap) dan teknis pelaksanaan program yang melibatkan pengusaha UMKM maupun koperasi.

Pada program makan bergizi gratis (MBG) dan program tiga juta rumah misalnya, dirinya mengakui kebijakan ini memang sudah seharusnya melibatkan pengusaha UMKM maupun pengembang kecil supaya bisa berjalan dengan optimal.

"Kalau tidak melibatkan UMKM, dampak ekonomi dari makan bergizi gratis itu tidak bisa maksimal," kata dia.

Lebih lanjut, untuk pelibatan koperasi dalam mewujudkan swasembada pangan, Piter menyatakan kementerian terkait harus sudah memiliki rincian program yang akan dijalankan untuk mengakselerasi terwujudnya Astacita Presiden Prabowo.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo telah mencanangkan beberapa program prioritas, yang di antaranya yakni makan bergizi gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, serta swasembada pangan.

Dalam pelaksanaan program tersebut pemerintah menegaskan akan melibatkan pengusaha UMKM maupun koperasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.